Transportasi

Perbaikan Gardu, Tambah Pasokan hingga 127.500 kW

Kompas.com - 20/10/2011, 15:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk meningkatkan pelayanan kereta rel listrik (KRL), dilakukan penambahan pasokan listrik sebanyak 22.000 kW. Awalnya, untuk KRL ini tersedia 105.500 kW. Dengan penambahan ini, pasokan listrik akan menjadi 127.500 kW.

"Untuk target melayani penumpang yang lebih banyak, maka perlu dilakukan penambahan ini," kata Kepala Humas Daops I PT KA Jakarta, Mateta Rizalulhaq, ketika dihubungi wartawan, Kamis (20/10/2011).

Selama ini, masyarakat pengguna KRL kerap mengeluh karena perjalanannya terganggu akibat pasokan listrik yang turun. Atas dasar itu, penambahan listrik ini dilakukan terhadap tiga gardu di Cilebut, Citayam, dan Kedung Badak.

Dia mengatakan, sebenarnya total semua penambahan itu tersebar di 13 gardu, tidak hanya di tiga gardu yang diperbaiki. Namun, untuk ketiga gardu yang diperbaiki ini berkapasitas memasok listrik hingga 11.000 kW. Dengan rincian, gardu Citayam dan Cilebut masing-masing 4.000 kW dan gardu Kedung Badak 3.000 kW.

Sementara itu, akan dibangun juga enam gardu baru dan empat gardu yang direnovasi. Ketiga gardu itu diperbaiki untuk memperbaiki komponen yang sudah tua. Jadi ada penggantian komponen vital dalam peralatan gardu Listrik Aliran Atas (LAA) seperti komponen pemutus daya.

Ketiga gardu ini sudah beroperasi berpuluh tahun lamanya. Untuk gardu Kedung Badak sudah beroperasi selama 23 tahun. Sementara gardu Citayam beroperasi selama 15 tahun dan gardu Cilebut sudah beroperasi 14 tahun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau