Libya

Informasi Kematian Khadafy Masih Simpang Siur

Kompas.com - 20/10/2011, 20:27 WIB

KOMPAS.com — Sebuah pernyataan konfirmasi datang dari Komandan Militer Dewan Transisi Nasional Libya (NTC) Abdul Hakim Belhaj. Sebagaimana warta Al Jazeera pada Kamis (20/10/2011), Belhaj mengatakan bahwa pemimpin tersingkir Libya tewas karena luka-luka yang diderita setelah penangkapan di Sirte.

Informasi lain juga menunjukkan, saat penangkapan yang didahului baku tembak sengit antara pasukan oposisi dan pendukung Moammar Khadafy, Moammar Khadafy didampingi oleh panglima perangnya, Abu Bakr Younus Jabr. Sementara di dekat Sirte, juru bicara Khadafy, Moussa Ibrahim, juga tertangkap. "Saya melihat dengan mata kepala sendiri Younus Jabr tertangkap," kata Komandan Brigade 11 Pasukan Oposisi Abdul Hakim al-Jalil kepada media.

Menurut Al-Jalil, pihak oposisi membawa Abu Bakr Younus Jabr dan Moussa Ibrahim ke suatu tempat sesudah penangkapan tersebut.

Sebelumnya, menurut Al Jazeera, seorang komandan lapangan pasukan NTC, Jamal Abu-Shaalah, mengatakan, Moammar Khadafy tertangkap. Namun, ia tak bisa menjelaskan apakah Khadafy dalam keadaan hidup atau meninggal.

Tak berhenti sampai di situ, Pejabat Senior Pasukan Oposisi Abdel Majid juga berbicara kepada media massa. "Khadafy tertangkap. Ia terluka di kedua kakinya. Khadafy dibawa dengan ambulans setelah tertangkap," kata Abdel Majid.

Sementara itu, foto yang menunjukkan seseorang terluka dan belum terkonfirmasi apakah yang bersangkutan betul-betul Moammar Khadafy sudah menyebar ke mana-mana, termasuk di dunia maya.

Lagi-lagi, ada pernyataan datang dari pihak NTC. Kali ini, anggota Komite Keamanan NTC Kolonel Mostafa Noah yang berbicara. Terhadap foto itu, ia mengatakan,"Ya, itu betul."

Lihat Grafis Khadafy Tertangkap

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau