Harga Minyak Lanjutkan Penurunan

Kompas.com - 21/10/2011, 07:39 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Harga minyak turun di New York seiring dengan pertimbangan para pemimpin Uni Eropa untuk melepaskan 940 miliar euro, atau setara dengan 1,3 triliun dollar AS, demi mengatasi krisis utang.

Perancis dan Jerman meminta para pihak untuk menyetujui rencana tersebut pada 26 Oktober 2011. Minyak mentah berjangka turun 0,9 persen seiring dengan pernyataan Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy yang menyebutkan, Uni Eropa mungkin akan memadukan dana penyelamatan temporer dan permanen sebanyak 940 miliar euro. "Pasar minyak mentah sedang dikendalikan oleh sentimen atas krisis utang Uni Eropa," ujar David Greely, Head of Energy Research Goldman Sachs Group Inc, di New York, Kamis (20/10/2011) waktu setempat.

David menyebutkan, kegagalan untuk menghasilkan sebuah resolusi sehingga menimbulkan ketidakpastian, berdampak besar bagi pasar.

Harga minyak mentah untuk pengantaran November turun 81 sen ke posisi harga 85,30 dollar AS per barrel di New York Mercantile Exchange. Kontrak minyak mentah berjangka bulan November akan berakhir hari ini. Harga minyak mentah bulan Desember, yang merupakan kontrak yang paling aktif diperdagangkan, turun 22 sen ke posisi harga 86,07 dollar AS.

Sedangkan, minyak brent untuk penetapan Desember justru naik 1,37 dollar AS atau 1,3 persen ke posisi harga 109,76 dollar AS per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Dengan begitu, selisih harga antara minyak Brent bulan Desember dan kontrak minyak Nymex melebar menjadi 23,69 dollar AS dari 22,10 dollar AS pada Rabu waktu setempat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau