Upah buruh

Buruh DKI Tuntut UMP Rp 2 Juta Lebih

Kompas.com - 21/10/2011, 12:04 WIB

JAKARTAm, KOMPAS.com — Buruh yang tergabung dalam Forum Buruh DKI Jakarta menggelar aksi demonstrasi di depan Balaikota Jakarta di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2011). Aksi yang diikuti oleh puluhan buruh dari berbagai elemen itu menuntut penetapan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2012 sebesar Rp 2.022.898,15.

Jumlah tersebut merupakan hasil survei independen yang dilakukan ASPEK Indonesia pada Agustus 2011. Dengan metode survei sama dengan yang dilakukan Dewan Pengupahan, nilai KHL yang didapatkan lebih dari 2 juta. Tahun ini, UMP yang diterima buruh setiap bulannya adalah Rp 1.290.000.

Penetapan besaran UMP sebenarnya merupakan hak prerogatif gubernur atas usulan dari Dewan Pengupahan yang terdiri dari 3 unsur, yaitu pengusaha, buruh, dan pemerintah. Usulan tersebut didasarkan atas survei terhadap 46 komponen kebutuhan di 10 pasar tradisional di wilayah DKI Jakarta.

Selain menuntut UMP lebih dari dua juta, aksi itu juga untuk menolak politik "dagang sapi" dalam Dewan Pengupahan saat penetapan besaran UMP dan KHL. Mereka juga menyerukan agar semua serikat pekerja dan buruh mengawal proses penetapan UMP/KHL tahun depan.

Saat ini, massa dari 12 elemen buruh itu sedang beristirahat untuk makan siang dan mengikuti shalat Jumat. Mereka terlihat duduk-duduk di trotoar jalan tempat aksi dilangsungkan. Rencananya mereka juga akan berdemonstrasi di Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta di kawasan Tugu Tani.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau