Honda dan Yamaha Bantu Korban Banjir Thailand

Kompas.com - 21/10/2011, 14:24 WIB

BANGKOK, KOMPAS.com - Honda dan Yamaha, dua produsen sepeda motor besar dunia asal Jerpang, memberikan bantuan kepada korban banjir di Thailand. Tujuannya, untuk mempercepat pemulihan dan meringankan derita korban.

Honda Grup di Thailand dalam keterangan resminya mengatakan, telah menyediakan dana 100 juta bath - setara Rp28,5 miliar -  ditambah 200 unit mesin serbaguna Honda GX160 untuk meringankan beban pengungsi. Di samping itu juga ada  sejumlah peralatan lain seperti mesin penyemprot air bertekanan tinggi, generator dan lainnya.

"Honda sudah memulai bisnis di Thailand selama 47 tahun. Kami sangat menghargai dukungan dan kerjasama warga sini (Thailand). Kami juga merasa mendapat banyak bantuan dari warga Thailand saat gempa dan tsunami terjadi di Jepang, Maret 2011. Kami juga melakukan hal yang sama untuk mereka, para korban di sini (Thailand)," ujar Hiroshi Kobayashi, Managing Officer sekaligus Chief Operating Officer Honda Motor Company Limited Regional Asia dan Oseania.

Sementara itu, Yamaha Motor Company Limited bersama mitra lokalnya Thailand Yamaha Motor,  bersama-sama menyumbangkan dana 30 juta yen (Rp3,4 miliar) juga untuk membantu korban. Paket bantuan termasuk 3.000 potong jaket keselamatan jiwa (life jacket). 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau