JAKARTA, KOMPAS.com — Aparat Kepolisian Negara RI dan TNI telah menurunkan tim untuk mengejar pelaku penembakan terhadap tiga warga di Timika. Dari selongsong peluru yang ditemukan, diduga para pelaku yang berjumlah 10 orang menggunakan senjata M16, SS1, atau AK47.
Hal itu diungkapkan Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam di Jakarta, Jumat (21/10/2011). "Polri dan TNI telah menurunkan tim untuk mengejar para pelaku," kata Anton.
Dari selongsong peluru yang ditemukan di tempat kejadian perkara, kata Anton, ditemukan peluru berkaliber 5,56 milimeter dan 7,62 milimeter. Dari kaliber 5,56 mm itu diduga senjata yang digunakan adalah senjata M16 atau SS1. Dari peluru 7,62, diduga senjata yang digunakan adalah AK47.
Akibat penembakan di Timika, Papua, oleh orang tak dikenal itu, Jumat pagi, tiga orang tewas. Tiga orang yang tewas adalah Aloysius Margono, sopir kendaraan, serta dua orang lagi adalah Yunus dan Eto, warga yang menjadi pendulang emas.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang