Kecelakaan tragis gp malaysia

Ucapan Belasungkawa untuk Simoncelli

Kompas.com - 23/10/2011, 22:15 WIB

SEPANG, KOMPAS.com — Kematian Marco Simoncelli akibat kecelakaan maut di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (23/10/2011), menyisakan duka yang sangat dalam bagi para pelaku olahraga balap di dunia. Ungkapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan, mulai dari mereka yang berkecimpung di arena balap motor sampai balap mobil.

Berikut kutipan pernyataan mereka yang berdukacita akibat kematian Simoncelli:

- Nicky Hayden, pebalap Ducati MotoGP

"Terkadang hidup ini sungguh tak masuk akal.... RIP (Rest In Peace) #58 - nomor milik Simoncelli, engkau selalu merupakan seorang bintang di dalam dan di luar trek. Kami akan selalu merindukanmu."

- Tim Suzuki MotoGP

"Semua di Rizla Suzuki sangat terpengaruh oleh kejadian tragis hari ini, dan kami mengirimkan rasa dukacita yang besar kepada keluarga Marco dan teman-temannya atas kehilangan yang amat besar ini."

- Mark Webber, pebalap Red Bull Racing Formula 1

"RIP Marco. Seorang bakat spesial yang akan selalu dirindukan...."

- Chaz Davies, juara World Supersport

"RIP Marco. Olahraga kami sudah kehilangan seorang pebalap hebat dan teman yang hebat. Pikiranku bersama dengan keluarganya. Saya cukup beruntung pernah menjadi rekan setimnya pada tahun 2002. Dia merupakan teman yang menyenangkan dan mengajarkan saya bahasa Italia pertama yang tak bisa terlupakan!"

- Taka Horio, Manajer Umum Bridgestone Motorsport Department

"Hari ini kami hancur. Pikiran dan doa kami bersama keluarga Marco pada kecelakaan yang sungguh mengerikan ini, dan bersama timnya. Kata-kata tak bisa menggambarkan emosi yang kami semua rasakan. Keluarga MotoGP telah kehilangan salah satu bintang yang sedang bersinar, sebuah karakter asli yang sangat besar dan kuat, berkarisma, dan memiliki semangat yang tak terbendung, dan kami semua sudah kehilangan seorang teman yang hebat. Kami bekerja sama dengan Marco pada dua tahun pertamanya di MotoGP, dan jelas bahwa dia adalah seorang pebalap sejati, sesuatu yang dia buktikan lagi dan lagi musim ini. Dia bertarung sampai akhir dan seorang showman. Peningkatannya hanya dalam dua musim menjadi hal yang fantastik untuk disaksikan, dan merupakan bukti kemampuannya, bakat, dan dedikasinya kepada olahraga yang begitu dicintainya. Kami ingat kegigihan dan semangat yang dia tunjukkan saat balapan, dan dia akan sangat, sangat dirindukan."

- Malcolm Wilson, bos tim Ford World Rally

"Hari ini benar-benar dibayangi oleh kematian tragis Marco Simoncelli pada balapan MotoGP di Malaysia. Marco baru saja mengunjungi M-Sport beberapa minggu lalu untuk menguji Fiesta RS WRC. Dia sangat antusias dan senang berada di mobil itu, dan sekarang kami sangat sedih mendengar berita ini. Belasungkawa kami yang dalam untuk keluarga, teman-teman, dan koleganya."

- MotoGP

"MotoGP menyampaikan belasungkawa yang dalam kepada keluarga Marco, teman-teman, dan timnya, atas kehilangan yang tragis ini."

- Tim Williams Formula 1

"Turut berdukacita kepada keluarga dan teman-teman Marco, setelah pebalap MotoGP itu tak kuasa melawan cedera parah yang dialami akibat kecelakaan tragis pagi ini."

- Heikki Kovalainen, pebalap Lotus Formula 1

"Saya tidak yakin seorang bintang MotoGP, Simoncelli, sudah meninggal dalam kecelakaan ini, seorang pebalap berbakat sudah hilang hari ini."

- Karun Chandhok, pebalap cadangan Lotus Formula 1

"Pekan yang mengerikan bagi olahraga kami.... Baru mendengar Marco Simoncelli sudah terbunuh pada balapan MotoGP hari ini... pebalap berbakat - kehilangan bagi MotoGP."

- Cal Crutchlow, pebalap Tech 3 Yamaha

"RIP Marco Simoncelli! Seorang pebalap hebat dan menyenangkan. Saya tidak akan melupakan hari ini. Turut berdukacita."

- Tim Yamaha MotoGP

"Beristirahatlah dalam damai, Sic... kami ucapkan belasungkawa kepada keluarga dan timmu. Sebuah tragedi."

- Shuhei Nakamoto, Presiden HRC

"Saya tidak tahu harus bilang apa. Marco adalah orang yang menyenangkan, dan pebalap penuh bakat. Kadang-kadang saya kasar kepadanya, seperti ketika dia meraih podium pertamanya di Brno, ketika saya mengatakan: "Podium yang beruntung!" dan dia begitu marah... tetapi saya ingin memotivasinya. Saya hanya berpikir bahwa ketika dia meraih kemenangan pertama, kami akan merayakannya bersama-sama.... Sekarang saya hanya ingin berterima kasih kepada Marco, atas apa yang sudah kamu berikan kepadaku dan ucapan dukacitaku kepada keluarganya."

- Dani Pedrosa, Pebalap Honda MotoGP

"Dalam sebuah tragedi seperti ini, tak ada yang bisa dikatakan. Saya hanya ingin ucapkan belasungkawa kepada keluarga dan semua orang yang mencintainya. Saya sudah bersama ayahnya dan yang bisa kami lakukan hanya berpelukan, tak ada yang lain. Itu adalah insiden yang fatal, dan semua orang di paddock masih shock. Kadang kala kami sendiri lupa bagaimana bahayanya olahraga ini, dan ketika Anda kehilangan, maka sudah tak ada artinya. Jelas bahwa kami semua melakukan yang kami suka, apa yang kami cintai, tetapi pada hari-hari seperti hari ini, tak ada yang bisa dikatakan."

- Andrea Dovizioso, pebalap Honda MotoGP

"Dalam situasi ini, kata-kata tampaknya tidak sesuai. Saya memikirkan keluarga Marco dan semua orang yang sayang kepadanya, khususnya ayah dan ibunya. Saya juga punya anak, dan apa yang terjadi hari ini adalah situasi paling sulit yang dapat Anda bayangkan. Saya melihat gambar dan sangat terkejut: saat balapan Anda bertarung dan mendorong keras, dan bencana sering muncul di sekitar tikungan. Marco adalah pebalap yang kuat dan dia selalu mendorong keras. Kami membalap bersama sejak kecil, saya melihatnya selalu mendorong secara maksimal, dia sering jatuh, tetapi tanpa cedera besar, dia tampak tak terkalahkan. Apa yang terjadi hari ini tampaknya tidak mungkin."

- Casey Stoner, juara dunia MotoGP dan pebalap Honda MotoGP

"Saya terpukul dan sedih kehilangan Marco. Ketika hal seperti ini terjadi, mengingatkan bahwa betapa berharganya hidup ini, dan membuatku merasa sakit. Yang bisa kukatakan adalah turut prihatin dan dukacita kepada keluarga Marco."

- Jenson Button, pebalap McLaren Formula 1

"RIP Marco... Seorang pebalap berbakat telah hilang. Dukacitaku kepada keluarganya, teman-teman, dan semua orang di MotoGP. Kadang-kadang olahraga motor bisa menjadi kejam..."

- Jorge Lorenzo, pebalap Yamaha MotoGP

"Saya tidak tahu harus berkata apa pada hari seperti ini.... Saya hanya tahu bahwa kami akan merindukanmu. Beristirahatlan dalam damai, Marco."

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau