Bangkok Bersiap Hadapi Banjir Baru

Kompas.com - 24/10/2011, 15:16 WIB

BANGKOK, KOMPAS.com - Jutaan orang di ibu kota Thailand, Bangkok, Senin (24/10/2011), dengan gelisah bersiap menghadapi banjir yang tampaknya tak dapat dibendung, setelah peringatan baru dikeluarkan agar warga mengungsi dari daerah bahaya.

Bangkok Metropolitan Authority (BMA), Minggu larut malam menyatakan, air dalam jumlah berlimpah akan membanjiri Bangkok, yang berada di dataran rendah, dan mengancam enam kabupaten di kota itu, termasuk daerah di sebelah utara pusat kota. Pengumuman itu dikeluarkan setelah pemerintah Thailand menyatakan akan mendirikan pusat pembagian pangan di Bangkok guna membantu dalam mengisi kembali rak pasar swalayan dalam persiapan menghadapi banjir. Sejauh ini, ibu kota Thailand itu lolos dari genangan air.

Beberapa bagian lain negeri itu telah dilanda hujan lebat musim panas selama tiga bulan, sehingga menewaskan lebih dari 350 orang dan merusak rumah serta mempengaruhi kehidupan sembilan juta orang. Keenam kabupaten di Bangkok yang sekarang menghadapi masalah meliputi Chatujak, tempat pasar raksasa akhir pekan yang terkenal bagi wisatawan, dan Don Mueang -tempat pelabuhan terbesar kedua di kota tersebut yang saat ini meningkat jadi pusat pengungsi korban banjir.

BMA hari Minggu mendesak penduduk di daerah itu -yang menghadapi "potensi bahaya terhadap keselamatan dan harta" agar mengungsi ke tempat penampungan darurat. Pemerintah juga telah menyatakan bahwa pemerintah  berencana membahas berbagai langkah dalam satu pertemuan kabinet pada Selasa guna membantu ratusan pabrik yang dipengaruhi banjir di negeri tersebut untuk kembali beroperasi, antara lain dengan bantuan keuangan dan insentif pajak.

Pemerintah sedang berusaha mengeringkan miliaran kubik meter air dari bagian hulu negeri itu ke laut melalui sungai dan kanal di kota tersebut dan sekitarnya dengan membuka pintu air di ibu kota Thailand, tindakan yang mengandung beresiko

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau