Transportasi

Berikutnya, Jalur Sepeda di KBT

Kompas.com - 24/10/2011, 15:57 WIB

KOMPAS.com — Komunitas bersepeda, khususnya di Jakarta, kembali mengingatkan realisasi pembangunan jalur sepeda di sepanjang Kanal Banjir Timur (KBT). "Setelah jalur di Taman Ayodya-Melawai, jalur berikutnya adalah di sepanjang Kanal Banjir Timur," kata Ketua Umum Bike to Work Indonesia Toto Sugito di Jakarta pada Senin (24/10/2011).

Menjadi salah satu pembicara dalam persiapan pergelaran Cycleindo 2011, Toto mengatakan dalam kesempatan itu, pihaknya memiliki catatan semakin meningkatnya pengguna sepeda di Ibu Kota. Komunitas kelolaannya, misalnya, tercatat memiliki 40.000 anggota yang tersebar di 165 kota di Tanah Air.

Menurut dia, bersepeda kian hari menjadi kebutuhan masyarakat. Pasalnya, dengan bersepeda tumbuh semangat penghematan energi. Lagi pula, bersepeda berguna bagi kesehatan.

Di Jakarta Selatan, tepatnya di kawasan Jalan Melawai, Kebayoran Baru, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berikut komunitas bersepeda membangun jalur sepeda. Jalur sepanjang 1,4 kilometer membentang dari Taman Ayodya hingga ke Plaza Melawai. Gubernur DKI Fauzi Bowo meresmikan jalur pada Minggu, 22 Mei 2011.

Sejatinya, sampai kini, komunitas bersepada mengharapkan Pemprov memperpanjang jalur sepeda, mulai dari Plaza Melawai sampai dengan Jalan Pangeran Antasari. Tampaknya, rencana itu tertunda sementara lantaran di sepanjang Jalan Pangeran Antasari masih berlangsung pembangunan jalan layang bukan tol yang berpangkal mulai dari Blok M.

Lebih lanjut, Toto menambahkan, ke depan, pihaknya juga berharap agar sepeda menjadi salah satu bagian dari pemadu moda transportasi yang terintegrasi dengan jalur transjakarta. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau