Djadjang Pimpin Pelita Jaya di SCTV Cup

Kompas.com - 24/10/2011, 22:03 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Pelita Jaya Karawang dipastikan tak akan didampingi oleh pelatih kepala mereka, Misha Radovic, saat menjalani laga Piala SCTV yang akan berlangsung mulai Selasa (25/10/2011) besok. Hal ini disampaikan langsung oleh asisten pelatih Pelita Jaya, Djadjang Nurdjaman.

"Saya yang akan mendampingi anak-anak dalam laga nanti," ujar Djadjang kepada Kompas.com.

Hal ini sempat memunculkan isu bahwa Misha sudah tak lagi menangani "The Young Guns" karena dipecat oleh manajemen tim. Namun, hal ini dibantah oleh Djadjang. "Tidak ada pemecatan," katanya singkat.

Tim Pelita Jaya saat ini sudah berada di Solo, Jawa Tengah, untuk mempersiapkan pemain. Menurut informasi yang didapat Kompas.com, Pelita membawa 20 pemain untuk menjalani turnamen ini.

Ada lima pemain yang tidak bisa hadir karena alasan yang berbeda. Engelbert Sani, I Made Kadek Wirawan dan Dedi Kushendar tak bisa ikut karena alasan kesehatan. Adapun Djoko Sasongko, Egi Melgiansyah, dan Diego Michels masih bergabung dengan timnas U-23 untuk persiapan SEA Games XXVI.

Dalam turnamen ini, Pelita akan menghadapi tim-tim besar. Pada laga pertama yang akan berlangsung besok, Pelita akan meladeni jagoan Lamongan, Persela Lamongan. Selain Persela, Pelita akan menghadapi Persipura Jayapura (bukan Sriwijaya FC seperti disebutkan sebelumnya) dan Persisam Samarinda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau