Reja Tak Mau Jemawa

Kompas.com - 25/10/2011, 04:44 WIB

ROMA, KOMPAS.com — Pelatih Lazio, Edy Reja, menilai terlalu jauh bagi timnya untuk bicara soal scudetto meski saat ini mereka menempati posisi kedua klasemen sementara Serie-A.

Lazio tampil mengejutkan di awal musim ini. Tak terlalu difavoritkan untuk menjadi calon peraih scudetto, Christian Ledesma dkk justru mampu mencundangi tim raksasa Italia lainnya, setidaknya hingga saat ini. Posisi mereka jauh lebih baik ketimbang Juventus (3), Napoli (5), AS Roma (6), AC Milan (7), dan Inter Milan (16).

Wajar jika akhirnya beberapa pihak mulai menjagokan "I Biancoceleste" untuk tampil sebagai juara. Namun, Reja tak mau jemawa.

"Liga Italia sangat sulit dan kami juga memulai tahun lalu dengan sangat baik. Kami akan bekerja dan menunggu hingga putaran pertama musim ini untuk mengerti apa yang bisa kami lakukan, tapi tanpa menargetkan apa pun juga," kata Reja.

Serie-A memang masih menyisakan banyak laga sebelum akhirnya menentukan juara. Di laga berikutnya, Rabu (26/10/2011), Lazio akan menjamu Catania di Stadion Olimpico, Roma. Ini akan jadi kesempatan mereka untuk mengambil alih posisi puncak dari Udinese. Pasalnya, sang pemuncak klasemen akan menemui lawan sulit, yaitu Napoli.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau