MANILA, Senin
Jaksa Agung Claro Arellano, di Manila, Senin (24/10), mengatakan, surat panggilan akan disampaikan kepada Arroyo, juga kepada suaminya, Jose Miguel Arroyo, serta tiga mantan pejabat. Mereka diminta hadir untuk dimintai keterangan pada 3 November.
Dua gugatan soal tuduhan sabotase pemilu telah pula diajukan terhadap Arroyo dan para mantan pejabat. Tuduhannya, Arroyo telah bersekongkol dengan sejumlah pejabat untuk memberikan kemenangan kepada para kandidat dukungan Arroyo. Tujuannya adalah agar para kroninya bisa menempati posisi penting dalam bisnis dan politik Filipina.
Tindakan ini diduga kuat bertujuan untuk mengamankan posisi Arroyo setelah dia tidak berkuasa lagi. Namun, dalam pemilu 2007 kubu Arroyo tidak berhasil meraih simpati warga.
Selama berkuasa Arroyo berhasil lolos dari sebanyak tujuh kali upaya kudeta. Dia juga berhasil lolos dari pemakzulan terkait dengan perbuatan korupsi, kecurangan pemilu, dan pelanggaran hak asasi manusia.
Arroyo sudah lama tercemar karena tuduhan korupsi, yang juga menimpa keluarganya. Namun, Arroyo tampak sedang mencari alasan untuk menghindari pengusutan akibat perbuatannya di masa lalu.
Kubu Arroyo menyatakan bahwa kesehatannya menurun drastis. Namun, Joseph Victor Ejercito, putra mantan Presiden Filipina Joseph Estrada, mengatakan, Arroyo harus terlebih dahulu membuktikan secara valid bahwa dia memang sakit dan memerlukan pengobatan di luar negeri.
”Saya amat setuju jika Arroyo terpaksa berobat ke luar negeri. Namun, biarkan rakyat melihat sendiri kondisi kesehatannya,” kata Ejercito, anggota DPR di San Juan City.
Ignacio Arroyo, saudara sepupu Gloria Arroyo, juga seorang politisi mengatakan bahwa Arroyo telah kehilangan berat badan secara drastis. Arroyo juga mengalami pembedahan bulan lalu dan masih tetap memerlukan pengobatan dari tenaga luar negeri.
Seorang dokter di Filipina mengatakan bahwa kesehatan Arroyo tampak membaik. Arroyo menderita ketegangan di bagian leher.
Suami Arroyo menegaskan bahwa istrinya tetap memerlukan pengobatan dan perlu melakukan perjalanan ke Jerman.
Departemen Kehakiman Filipina telah menempatkan Arroyo dalam daftar orang yang harus diawasi jika hendak bepergian