JAKARTA, KOMPAS.com - Pradipto Sugondo, Head Executive Research & Developmet PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sebagai salah satu yang terlibat mendesain low cost and green car, sedikit membocorkan persiapannya. A-Concept, mobil konsep yang nongkrong di booth Daihatsu pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS), Juli 2011 lalu disebut-sebut menjadi cikal bakalnya.
Persoalan dengan A-Concept, jelas Pradipto, konsumen menginginkan mobil berdimensi besar (7-penumpang), walaupun dalam kesehariannya ruang yang lega itu jarang digunakan. ADM mau menyadarkan konsumen agar mulai memilih mobil yang lebih hemat bahan bakar, ramah lingkungan dengan harga terjangkau.
"Dari bentuk mobil konsep sampai menjadi produksi massal diperlukan waktu sampai 1,5 tahun. Ini masih dalam proses," jelas Pradipto di Grogol, Jakarta Barat, kemarin (24/10).
Namun, Pradipto mengaku proyek LCGC Daihatsu masih "menggantung" karena sampai kini pemerintah belum mengeluarkan peraturan bakunya, padahal sudah didengungkan sejak dua tahun lalu. "Kalau ketentuannya jelas, baru bisa fitur-fitur apa saja dibekali untuk memenuhinya," lanjut Pradipto.
Tapi, dari hasil riset dan pengembangan yang dilakukan ADM sudah tahu segmen pasar yang dituju A-Concept nantinya. "Kalau menurut saya, produk ini (LCGC) harus dijual di bawah Rp100 juta per unit, kalau tidak segitu akan sia-sia. Kalau di atasnya (Rp100 juta) sudah ada pilihan lain," tutup Pradipto.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang