7 Makanan yang Mempercepat Metabolisme

Kompas.com - 25/10/2011, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Memahami cara kerja metabolisme tubuh merupakan salah satu kunci untuk menurunkan berat badan. Sebab, hal ini merupakan cara tubuh kita mengubah makanan menjadi energi yang membuat kita bergerak dan beraktivitas. Semakin cepat metabolisme tubuh berputar, semakin banyak kalori yang terbakar. Semakin banyak tubuh membakar kalori, semakin mudah untuk menurunkan berat badan.

"Jika metabolisme tubuh Anda tinggi, ini berarti Anda memiliki lebih banyak energi, merasa lebih muda dan lebih aktif," ungkap Dr Eric Plasker, penulis buku 100 Year Lifestyle and the 100 Year Lifestyle Workout.

Untuk membantu mempercepat metabolisme, Anda bisa mengonsumsi beberapa jenis makanan berikut:

Apel. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa sebutir apel sehari memiliki tingkat kalori yang rendah. Namun, kandungan serat dalam buah terutama apel dan pir mampu menurunkan berat badan. Lahap apel dan pir bersama kulitnya, karena pada kulit itulah serat paling banyak terdapat.

Sayuran hijau. Aneka sayuran berdaun hijau seperti bayam tidak hanya tinggi kandungan seratnya, tapi juga kalsium. "Ada sebuah penelitian yang menemukan adanya hubungan antara kalsium dalam penurunan berat badan," tukas Plasker.

Tofu atau ayam bebas lemak. Jangan lupakan protein dalam makanan Anda. Protein dari kedua makanan ini membantu Anda membentuk jaringan otot tanpa lemak.

Nasi merah. Pilihlah makanan yang tinggi akan serat, seperti nasi merah, oatmeal, dan roti gandum. "Mengonsumsi makanan ini membuat Anda lebih cepat kenyang, dan berarti bisa mengurangi jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh," tukas Plasker.

Air putih. "Banyak orang yang berpikir bahwa mereka lapar, padahal mereka sebenarnya haus," ungkap Plasker. Jadi sebelum Anda keburu menyuap nasi dan lauk-pauknya, lebih baik minum dulu segelas air putih. Selain membuat Anda bebas dari dehidrasi, Anda juga terhindar dari  ngemil makanan yang tinggi kalori.

Teh hijau. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa teh hijau bisa meningkatkan metabolisme sekaligus berfungsi sebagai antioksidan dan antiaging.

Makanan pedas.  Makanan pedas, terutama yang disebabkan penambahan lada, berfungsi untuk meningkatkan metabolisme. Sebab, lada mengandung senyawa kimia capsaicin yang bisa membakar metabolisme Anda lebih cepat.

Baca juga:
5 Manfaat Makanan Pedas
7 Makanan yang Bikin Kenyang Lebih Lama
9 Kesalahan yang Memperlambat Metabolisme

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau