Penembakan kapolsek mulia

Almarhum Dominggus Dapat Kenaikan Pangkat

Kompas.com - 25/10/2011, 11:25 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com — Kepala Polsek Mulia Almarhum AKP Dominggus Awes mendapat kenaikan pangkat dari Mabes Polri. Kepala bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Wachyono di Jayapura, Selasa (25/10/2011), mengatakan, almarhum mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, yakni dari AKP menjadi Kompol.

"Surat Keputusan dari Mabes Polri sudah ada. Almarhum mendapat kenaikan pangkat karena meninggal saat menjalankan tugas," kata Kombes Pol Wachyono.

Menurut Wachyono, saat ini jenazah Dominggus Awes sudah dievakuasi dari Puncak Jaya dengan pesawat Trigana dan akan langsung disemayamkan di rumah duka. "Jenazah sudah diterbangkan dari Puncak Jaya, kemungkinan akan tiba siang ini dan langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan," ujar Kombes Pol Wachyono.

Wachyono pun sempat mengimbau kepada aparat kepolisian yang bertugas di Puncak Jaya untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas. "Selalu berhati-hati dalam setiap menjalankan tugas," kata Wachyono.

Menyinggung situasi kamtibmas di Mulia, Wachyono menilai, saat ini situasi keamanan di Puncak Jaya kondusif, di mana aktivitas warga di sekitar bandara sudah berjalan normal. "Tidak ada penjagaan ekstra di lokasi bandara. Semua aktivitas sudah kembali normal," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau