Pemogokan pekerja freeport

Karyawan Kecam Upaya Sogok oleh Freeport

Kompas.com - 25/10/2011, 19:00 WIB

TIMIKA, KOMPAS.com — Karyawan PT Freeport Indonesia yang mogok kerja sejak 15 September, mengecam upaya manajemen perusahaan itu yang berupaya menyogok karyawan yang mogok kerja dengan mengiming-imingi insentif sebesar Rp 10 juta agar mau kembali bekerja.

Manajemen PT Freeport Indonesia menamakan program yang dilakukannya itu dengan nama Proyek Pulang Kampung. Dalam proyek itu, jika karyawan bisa mengajak karyawan yang mogok kembali bekerja, berhak mendapat insentif Rp 10 juta.  

Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Freeport Indonesia sangat kecewa dengan cara yang dilakukan oleh manajemen PT Freeport tersebut.   

"Manajemen berani mengeluarkan uang puluhan juta rupiah untuk proyek itu, juga memasang iklan jutaan rupiah. Namun, di sisi lain, mereka sulit menaikkan gaji seperti yang dituntut karyawan selama ini. Mereka sebetulnya punya banyak uang, hanya tidak mau uang itu untuk kesejahteraan karyawan," kata Ketua Bidang Humas SPSI PT Freeport Indonesia Derek Mote.

Selain itu, dia khawatir proyek memicu konflik baru di Timika, terutama antarkaryawan. Bukan tidak mungkin nantinya terjadi kecemburuan yang berujung pada perselisihan, antara mereka yang menerima proyek dan mereka yang berjuang menuntut peningkatan kesejahteraan karyawan.

"Kami meminta manajemen menghentikan proyek itu," tutur Derek Mote.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau