Kairo, Kompas
Komite koordinasi lokal di Suriah mengungkapkan, sekurangnya 13 warga, termasuk seorang anak kecil, gugur di Homs dan enam lainnya gugur di Idlib.
Di Idlib, ribuan warga pada Senin malam lalu menggelar unjuk rasa. Mereka menyambut keberhasilan Libya menumbangkan Moammar Khadafy serta menuntut Presiden Suriah Bashar mundur.
Para aktivis, seperti dikutip televisi Al Jazeera, mengatakan, lebih dari 20 warga mengalami luka-luka dan kini dirawat di rumah sakit di Homs. Aparat keamanan dilaporkan mengepung rumah sakit tersebut. Rentetan ledakan dahsyat akibat gempuran artileri terdengar di distrik Deir Baalba di Homs.
Militer Suriah menggempur beberapa rumah dan toko yang membuat jatuh korban dan banyak rumah serta toko mengalami kerusakan. Ambulans dilaporkan dilarang masuk ke distrik tersebut.
Lembaga revolusi melaporkan pula militer Suriah terus mengepung distrik Bab el Amr di kota Homs serta menembak siapa pun yang terlihat bergerak.
Di Hama, militer dan aparat keamanan Suriah membubarkan dengan paksa para pengantar jenazah seorang wanita ke tempat pemakaman. Wanita itu tewas akibat tembakan aparat keamanan. Di kota Latikia, aparat keamanan terus menangkap secara sembarangan setiap pemuda yang berlalu lalang di jalan-jalan kota itu.
Lembaga Amnesty Internasional dalam laporannya yang terdiri dari 39 halaman menuduh otoritas Suriah mengalihkan rumah sakit menjadi tempat untuk menimbulkan ketakutan dan ketegangan.