Obama Kecam Pemain dan Pemilik Klub NBA

Kompas.com - 26/10/2011, 13:07 WIB

LOS ANGELES, KOMPAS.com — Presiden Amerika Barack Obama mengecam para pemilik klub dan pemain NBA untuk juga memikirkan kepentingan para penggemar mereka.

Saat muncul dalam acara talkshow televisi bersama Jay Leno, Obama mengatakan lock out yang terjadi di NBA ini dapat berlangsung lama. Menurut Obama, para pemilik klub dan pemain yang sama-sama orang kaya seharusnya juga memikirkan kepetingan pihak lain.

"Kita harus juga memikirkan kepentingan dan peran para penggemar yang telah membuat (NBA) menjadi bisnis yang besar," kata Obama. "Mereka layak mendapatkan tontonan yang baik pada musim ini."

Obama juga membandingkan kemelut di NBA dengan situasi konflik serupa di NFL yang bisa menyelesaikan konflik sebelum musim reguler. "Saya harap pemilik dan pemain bola basket memiliki pemikiran serupa," kata Obama.

"Saya prihatin dengan hal ini. Saya kira mereka harus mengingat lagi bahwa kesuksesan yang mereka raih dapat terwujud karena adanya orang-orang yang menyukai bola basket," lanjut Obama lagi.

Lockout antara pemilik klub dan pemain NBA berkelanjutan dan membuat dua pekan pertama musim reguler harus ditunda dan menyebabkan 100 pertandingan pada 1-14 November dibatalkan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau