JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin membantah saham mayoritas PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku pengelola kompetisi Indonesian Premier League (IPL) dimiliki oleh PSSI. Menurut dia, komposisi saham terbesar dimiliki oleh klub.
"Pemilik kompetisi adalah klub. Bukan PSSI. Jadi yang paling banyak sahamnya itu adalah klub dan kita akan kembalikan ke klub," katanya kepada wartawan, Kamis (27/10/2011).
Dia juga membantah bahwa saham mayoritas yang ada di LPIS adalah miliknya pribadi. Sebelumnya, Djohar disebut-sebut atas nama pribadi menguasai 70 persen saham PT LPIS. Sementara 30 persen sisanya dimililki Wakil Ketua Umum PSSI Farid Rahman.
"Yang punya saham itu bukan Djohar Arifin, melainkan Ketua Umum PSSI yang mewakili PSSI," bantahnya.
Namun, dirinya tak menampik bahwa namanya dan Farid tertera di dokumen kepemilikan saham. Menurut dia, penulisan namanya dilakukan untuk mewakili PSSI, sementara nama Farid Rahman mewakili klub.
"Dan, itu ada perjanjian di atas meterai bahwa kami mewakili, bukan secara pribadi untuk memegang saham kompetisi sepak bola," tegasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang