Keuangan guru

Kekurangan Tunjangan Sertifikasi Dibayarkan

Kompas.com - 28/10/2011, 04:16 WIB

Jakarta, Kompas - Kekurangan pembayaran tunjangan sertifikasi guru akan dibayarkan pemerintah paling lambat akhir tahun ini. Para guru yang menerima tunjangan sertifikasi saat ini umumnya tidak mendapatkan pembayaran gaji pokok terbaru tahun 2011 yang naik.

”Anggaran untuk membayar kekurangan tunjangan sertifikasi guru sudah disetujui di APBN-P. Pencairannya sebelum akhir tahun,” kata Syawal Gultom, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di Jakarta, Kamis (27/10).

Syawal menambahkan, pembayaran kekurangan guru ada yang lewat transfer langsung ke rekening guru. Ada juga yang lewat pemerintah daerah.

Sementara itu, guru-guru di Kota Bandung mendapat perintah untuk membuka rekening baru yang direkomendasikan pemerintah, yakni di BRI dan Bank Mandiri, secepatnya. Padahal, banyak guru yang selama ini menerima pembayaran tunjangan sertifikasi dari Bank Jabar atau bank di luar yang direkomendasikan pemerintah pusat.

”Ada faksimile yang dikirim ke sekolah supaya guru-guru yang disertifikasi segera membuka rekening baru. Permintaan itu dari Kemdikbud langsung,” ujar Iwan Hermawan, guru SMA di Bandung, sekaligus Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia.

Hartono, Kepala SMAN 12, Bandung, mengatakan, sekolahnya dikunjungi petugas Bank Mandiri. Para guru penerima tunjangan sertifikasi diminta untuk segera membuka rekening Bank Mandiri yang dekat dengan sekolah.

”Sebenarnya saya sudah punya yang dekat rumah. Tetapi, petugas bilang harus yang dekat sekolah,” ujar Hartono. (ELN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau