10 Rahasia Pasangan Setia

Kompas.com - 28/10/2011, 12:22 WIB

KOMPAS.com - Tetap setia menjaga hubungan boleh jadi menjadi tantangan bagi Anda atau sebaliknya, justru tak sulit melakukannya. Namun, bagi selebriti terutama di Hollywood, kesetiaan perlu diperjuangkan. Pasangan Hollywood ini berhasil membuktikan kesetiaannya terhadap pasangan. Apa sih rahasianya?

1. Kirk Douglas dan Anne Buydens: Memilih pasangan dengan hati-hati.
Douglas, 94, dan istrinya tercatat sebagai pasangan yang memiliki usia pernikahan terlama di Hollywood, 57 tahun. Kuncinya, pilih pasangan yang tepat untuk menikah. Douglas menyebut istrinya sebagai perempuan yang suportif. "Anda bisa mengetahui berbagai hal tentang seorang pria dari sosok perempuan yang dinikahinya," katanya.

2. Alan Alda dan Arlene Weiss: Pertahankan selera humor.
Alda, 75, dikenal sebagai aktor yang memiliki pola pikir liberal dan bahkan feminisme.  Kesan serius boleh saja menempel dalam dirinya. Namun, baginya, humor penting hadir dalam pernikahan juga dalam berbagai hal dalam kehidupan.

"Ketika orang tertawa, mereka tidak sedang saling melukai satu sama lain," tuturnya. Formula ini terbukti ampuh dalam pernikahannya. Ia dan istrinya, fotografer Arlene Weiss, telah menikah selama 54 tahun.

3. Martin Sheen dan Janet Templeton: Selalu bersama dalam masa sulit sekalipun.
Sheen, 71, dan istrinya akan merayakan hari jadi pernikahan ke 50 tahun ini. Masa sulit berhasil dilalui pasangan ini. Sheen berjuang melawan kecanduannya terhadap alkohol. Kebersamaan membuat pasangan ini tetap setia di usia senja. Sheen juga dikenal menolak aborsi. Istrinya, merupakan anak yang lahir dari pemerkosaan. Sheen pernah mengatakan kepada salah satu pewawancara, bahwa jika aborsi telah dilakukan pada saat istrinya lahir, Templeton takkan pernah dilahirkan dan menjadi bagian dari hidupnya kini.

4. Sissy Spacek dan Jack Fisk: Jika menurut Anda benar, jadilah ibu rumah tangga.
Aktris berusia 61 tahun ini menikahi sutradara Jack Fisk, 37 tahun silam. Spacek memilih menjadi ibu rumah tangga, pilihan yang hampir jarang dilakukan selebriti Hollywood. Ia meninggalkan dunia keaktrisannya untuk mengasuh dan merawat anak perempuannya, Schuyler dan Madison.

"Saya sudah menjalani karier belasan tahun sebelum berkeluarga. Lalu saya memilih, menjadi ibu rumah tangga setelahnya. Sesekali, satu atau dua kali dalam satu tahun, saya masih mengambil beberapa pekerjaan yang menurut saya menarik, dan sekaligus untuk menjaga kehidupan sosial saya," jelasnya.

5. Ron Howard dan Cheryl Alley: Mensyukuri apa yang dimiliki.
Memiliki keluarga bagi Howard dan Alley merupakan kenikmatan tersendiri. Sutradara ternama di Hollywood ini memilih menikah dengan kekasihnya saat SMA. Pasangan ini memiliki empat anak dan melihat keluarganya sebagai pencapaian terbesar dalam hidupnya. "Empat puluh delapan tahun bekerja, sambil menjaga kehidupan keluarga," katanya mensyukuri apa yang ia miliki kini.

6. Jeff Bridges dan Susan Geston: Merasa nyaman.
Bridges, 61, merasa nyaman saat kali pertama bertemu Geston di lokasi syuting film "Rancho Deluxe." "Saya merasa seperti berada di rumah, perasaan menenangkan, merasa diinginkan. Dalam pernikahan, perasaan seperti inilah yang didambakan," kata Bridges yang mengaku masih merasakan hal yang sama, di 34 tahun pernikahannya.

7. Meryl Streep dan Don Gummer: Memahami prioritas setiap individu.
Pasangan menikah adalah juga individu yang perlu dihargai. Streep, 62, boleh jadi adalah aktris yang paling tenar untuk generasinya. Sementara Gummer adalah adalah seorang pemahat, seniman yang dikenal di dunia seni rupa. Dunia yang berbeda ini justru menyatukan keduanya, dan tetap harmonis selama 33 tahun dalam pernikahan.

"Suami saya mendorong dirinya untuk menciptakan sesuatu, hal baru. Sedangkan orang yang terbiasa menjalani pekerjaan dan rutinitas yang umum mungkin akan kesulitan memahaminya. Setiap orang harus memiliki pasangan tempat berbagi nilai, bersama," kata Streep.

8. Dustin Hoffman dan Lisa Gottsegen: Berempati.
Empati selalu hadir dalam kehidupan pernikahan Hoffman dan Gottsegen. Pasangan menikah ini memiliki empat anak. Satu-satunya kecemburuan Hoffman terhadap istrinya adalah ia tak pernah bisa merasakan seperti apa hamil dan menyusui. Sepertinya, jika mungkin, Hoffman mau saja bertukar peran dengan istrinya. Namun karena tak mungkin mengubah fungsi reproduksi, yang bisa dilakukannya adalah dengan berempati, merasakan seperti apa yang dirasakan pasangan untuk kemudian memberikan dukungan terbaik sebagai pasangan.

9. Denzel dan Pauletta Washington: Keluarga nomor satu.
Aktor kenamaan Denzel Washington menikahi Pauletta selama 28 tahun. Bagi pasangan ini, terutama bagi Denzel, nilai yang dianutnya adalah keluarga menjadi prioritas. "Akting hanyalah salah satu bagian kehidupan, tapi keluarga adalah kehidupan itu sendiri," kata Denzel.

10. Tom Hanks dan Rita Wilson: Selalu berusaha membahagiakan.
Tom Hanks, 55, aktor ternama yang dikenal secara pribadi sebagai Mr Nice Guy, juga harus memperjuangkan pernikahannya. "Sulit untuk memiliki pernikahan yang selalu bahagia," kata Hanks yang membuktikan usahanya menghadirkan kebahagiaan dengan mempertahankan pernikahan yang kini memasuki 23 tahun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau