JAKARTA, KOMPAS.com — Suwandi (39), kurir perusahan peleburaan besi di kawasan Kelapa Gading, dibacok tangan kanannya hingga putus oleh perampok, di depan RS Gading Pluit, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (28/10) pukul 11.00.
Korban saat itu sedang mengendarai motor dengan membawa uang di dalam tasnya yang diambil dari Bank Ekonomi. Namun, dalam peristiwa itu, korban berhasil menyelamatkan tasnya yang berisi uang.
Korban juga berteriak minta tolong sehingga para pelaku yang berjumlah enam orang dengan mengendarai tiga motor langsung meninggalkan korban.
"Korban dan pelaku sempat tarik-menarik tas, tetapi korban berhasil menyelamatkan tasnya," kata Said Hurdi, satpam RS Gading Pluit.
Menurut beberapa kawan korban, saat itu korban membawa uang Rp 800 juta. Biasanya setiap dua hari sekali korban membawa uang Rp 200 juta untuk disetorkan ke perusahaan, hasil penjualan barang. Namun, karena Sabtu dan Minggu libur, korban sekaligus membawa uang dalam jumlah besar untuk disetorkan ke perusahaan.
Hingga pukul 12.00, korban dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat RS Gading Pluit. Kepala IGD RS Gading Pluit dr Heru Mulyanto mengatakan, korban akan langsung dioperasi tangannya. "Tangan korban masih mungkin disambung karena kejadiannya belum lama. Sebab, ini masih kurang dari enam jam," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang