5 Alasan Ibu Bekerja Itu Luar Biasa!

Kompas.com - 29/10/2011, 11:08 WIB

KOMPAS.com — Ada perempuan yang berani berhenti bekerja karena ingin berfokus mengasuh anak secara maksimal. Namun, ada pula perempuan yang belum mendapatkan "kemewahan" tersebut sehingga tetap harus bekerja sambil mengurus keluarga. Tidak ada yang perlu disalahkan atau disesali saat Anda menjalani pilihan yang terakhir ini. Meskipun secara kuantitas waktu Anda bersama anak akan berkurang, namun ada hikmah lain yang bisa Anda dapatkan. Menyeimbangkan waktu antara karier, keluarga, dan me-time ternyata membantu mengajarkan anak mengenai disiplin dalam manajemen waktu dan etika kerja yang kuat. Selain itu, tanpa Anda sadari Anda pun tumbuh menjadi perempuan yang cekatan dan tak mudah menyerah.

1. Anda turut mencari nafkah untuk keluarga kecil Anda, mengelola keuangan sehari-hari, dan memastikan masih ada tabungan untuk digunakan sebagai biaya pendidikan anak, kesehatan, bahkan liburan! Semua itu Anda lakukan sambil tetap mengenakan rok pensil dan sepatu berhak tinggi, karena sering kali Anda tak sempat pulang ke rumah atau berganti busana sepulang dari kantor agar bisa mampir ke supermarket untuk membeli bahan makanan dan memasaknya.

2. Pekerjaan di kantor sebagai sekretaris atau staf marketing communication membuat Anda menguasai pekerjaan perencanaan, mendelegasikan tugas, dan merancang acara. Saat menyiapkan liburan keluarga, misalnya, Anda tetap dapat melakukan semua pekerjaan di kantor sambil sesekali mencuri waktu untuk browsing paket liburan termurah. Selain itu, Anda juga mencari alternatif tempat-tempat yang ingin Anda kunjungi di tempat tujuan.

3. Anda begitu percaya diri dan tetap nyaman untuk mengetahui kapan Anda harus mencari bantuan, dan selalu menemukan orang yang terlatih untuk melakukannya. Ketika waktu Anda tersita menyiapkan bahan presentasi atasan untuk meeting nanti sore, misalnya, Anda sigap meminta orangtua, atau adik Anda mengambil alih tugas Anda menyiapkan goodie bags untuk pesta ulang tahun si kecil misalnya.

4. Anda bisa memilih teman-teman Anda dengan bijak dan meluangkan waktu dengan perempuan-perempuan hebat lainnya yang bisa memotivasi semangat dan energi Anda. Dari pertemuan dengan mereka Anda dapat menyerap banyak informasi mengenai dokter anak yang hebat, sekolah yang menerapkan sistem pendidikan tanpa melupakan pembangunan karakter, juga menerima undangan-undangan untuk mengikuti talkshow tentang wirausaha atau apapun yang dapat memberdayakan Anda.

5. Begitu tiba di rumah, Anda dapat melepaskan semua atribut Anda sebagai perempuan karier dan menghabiskan waktu berkualitas bersama anak-anak. Ketika Anda harus cuti untuk mengambil rapor atau menemani acara outing anak, Anda tidak memandangnya sebagai sesuatu yang membebani pikiran. Anda tak mengkhawatirkan apakah pekerjaan di kantor beres karena menganggap momen cuti ini betul-betul untuk rileks dan membangun ikatan dengan anak.

* Ingin mengetahui problema ibu bekerja, tips gaya dan menjaga kebugaran, baca Lipsus Working Mom.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau