Kini Samsung Produsen "Smartphone" Terbesar

Kompas.com - 30/10/2011, 21:28 WIB

SEOUL, KOMPAS.com — Kini Samsung telah mengukuhkan diri menjadi penjual ponsel terbesar di dunia. Pada kuartal terakhir, Samsung berhasil menjual ponsel lebih banyak ketimbang Apple dan Nokia.

Berdasarkan analisis Strategy Analytics, Samsung berhasil menjual sebanyak 27,8 juta unit telepon genggam dalam tiga bulan terakhir. Perusahaan yang berbasis di Suwon, Korea Selatan, ini berhasil menguasai 23,8 persen pangsa pasar ponsel di seluruh dunia.

Sementara pesaingnya, Apple, hanya menjual sebanyak 17,1 juta unit ponsel. Perusahaan yang berbasis di Cupertino, California, AS, itu menduduki posisi kedua dalam penjualan ponsel di seluruh dunia. Adapun di posisi ketiga adalah Nokia.

"Penjualan Samsung naik karena desain yang elegan, pelayanan Android, berkesan submerek, dan distribusi global yang luas," kata Strategy Analitycs.

Pada kuartal terakhir, pasar penjualan ponsel meningkat 44 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 177 unit. Strategy Analitycs mengatakan, penjualan Nokia turun 14,4 persen dari pertumbuhan tahun lalu yang sebesar 32,7 persen. (Kontan/Edy Can)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau