Papua

UP4B Diharapkan Buka Dialog Jakarta-Papua

Kompas.com - 02/11/2011, 08:25 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com- Penunjukan Bambang Dharmono untuk memimpin Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat mendapat apresiasi positif. Lahirnya unit ini diharapkan dapat mendorong proses dialog Papua-Jakarta untuk mencari solusi guna menuntaskan berbagai persoalan di Papua.

Koordinator Jaringan Damai Papua, Neles Tebay, menyambut baik inisiatif Presiden menunjuk Bambang Dharmono memimpin Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat (UP4B).

Penunjukan ini memperlihatkan niat baik dan serius dari pemerintah pusat untuk menyelesaikan berbagai persoalan Papua dan membangun Papua secara keseluruhan.

Kehadiran UP4B, menurut Neles, penting untuk mendorong terwujudnya dialog Jakarta-Papua. "Kami berharap Pak Bambang dapat mengurus Papua sesuai kondisi budaya, geografis, dan sosial politik di Papua," ungkap Neles.

Dengan dibentuknya UP4B dan penunjukan Bambang, orang Papua kini tahu siapa yang harus diajak berdialog tentang persoalan-persoalan di Papua. Unit ini diharapkan juga bisa menampung dan mengakomodasi suara dan aspirasi masyarakat Papua. "Ini bisa menjadi perantara dan saluran komunikasi yang baik antara pusat dan Papua," ujarnya.

UP4B, tutur Neles, diharapkan bisa mengidentifikasi kelompok-kelompok di P apua, selanjutnya segera membangun komunikasi konstruktif maupun memfasilitasi dialog-dialog bersama. "Dialog itu berguna untuk mencari solusi persoalan secara komprehensif," katanya.

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau