Ketenagakerjaan

Upah Minimum Kota Surabaya Rp 1,257 Juta

Kompas.com - 02/11/2011, 12:17 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Melalui voting, Dewan Pengupahan Kota Surabaya akhirnya mengajukan usulan upah minimum kota sebesar Rp 1,257 juta kepada Wali Kota Surabaya. Usulan UMK 2012 mengalami peningkatan 12,73 persen dibandingkan UMK 2011, yakni Rp 1,115 juta.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya Ahmad Syafii, awalnya ada pilihan bagi Dewan Pengupahan Kota Surabaya, yakni Rp 1,257 juta usulan pekerja dan Rp 1,2 juta dari pengusaha.

Pada voting itu, unsur pengusaha dan pekerja yang masing-masing memiliki 13 perwakilan tidak diikutkan. Namun, yang voting hanya dari unsur nonpengusaha dan pekerja. Sementara dari unsur akademisi absen, maka voting hanya diikuti oleh unsur pemerintah 15 orang dan utusan Badan Pusat Statistik satu orang.

Hasil voting, sepuluh suara mendukung angka usulan pekerja dan enam suara mendukung usulan pengusaha sehingga ditetapkan UMK yang diajukan ke Wali Kota Rp 1,257 juta.

Usulan UMP itu akan ditandatangani Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada Jumat (4/11/2011) dan langsung disampaikan kepada Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur.

Koordinator Aliansi Buruh Menggugat Jatim, Jamaluddin, menyatakan kecewa atas keputusan Dewan Pengupahan Kota Surabaya. "Wali Kota Surabaya harus berani mengajukan usulan UMK Surabaya di atas angka yang diusulkan Dewan Pengupahan," kata Jamaluddin, Rabu (2/11/2011), di Surabaya.

Menurut Jamaluddin, jika tetap berpatokan pada angka Rp 1,257 juta, ada yang tidak beres dalam hal survei. Apalagi, Dewan Pengupahan Kota Pasuruan mengajukan usulan Rp 1,278 juta dan Apindo Rp 1,19 juta. "Artinya, UMK Surabaya akan lebih rendah. Ini sangat tidak rasional," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau