Tetap Elok di Ruang Tamu Mungil

Kompas.com - 02/11/2011, 17:56 WIB

KOMPAS.com - Ruang tamu yang nyaman tidak ditentukan oleh luasnya lahan. Di rumah berukuran kecil dengan lahan terbatas pun bisa diciptakan ruang tamu yang tidak hanya nyaman, tetapi juga bisa mewakili karakter si empunya rumah.

Rumah tamu di rumah Anda yang mungil juga bisa nyaman. Simak tips berikut ini untuk mengetahui caranya:

Gaya kasual

Gaya kasual bisa dipakai untuk ruang. tamu yang lahannya terbatas. Tak perlu menggunakan sofa, tetapi cukup dengan karpet, bantal-bantal besar, dan meja ukuran rendah seperti halnya di rumah-rumah tradisional Jepang.

Model sofa

Seandainya ingin menggunakan sofa, sebaiknya pilih yang modelnya sederhana agar ruangan terlihat lebih lega. Pilih sofa dengan bagian sandaran rendah. Hal ini agar jarak dari sofa ke langit-langit lebih luas dan membuat efek lebih luas.

Cara lainnya untuk memberikan efek luas bisa dilakukan dengan menggunakan warna-warna terang.

Paduan furnitur

Padukan beberapa furnitur untuk memoles ruangan menjadi lebih cantik. Misalnya, di antara sofa yang desainnya modern, bisa ditambahkan sebuah kursi goyang antik sebagai focal point.

Untuk memaksimalkan bagian sudut ruangan, Anda bisa menggunakan meja kecil atau lemari kaca kecil untuk memajang foto, suvenir, atau aneka pernak-pernik unik lain dari berbagai daerah yang pernah Anda kunjungi.

Pemanfataan perabot

Mengingat ruang yang terbatas, sebaiknya Anda menghindari penggunaan perabot-perabot yang banyak memakan tempat dan mudah pecah.

Pilihan tanaman

Memajang tanaman bisa jadi pilihan untuk mendukung tampilan ruang tamu. Namun demikian, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal, seperti ukuran, warna, jenis, dan penempatannya.

Selain itu, jangan pula memaksakan diri jika memang ruang tamu tidak terlalu luas. Perhatikan nilai estetika saat Anda meletakkan tanaman.

Pun, jangan memasukkan tanaman dengan daun atau dahan yang rumit jika ada banyak perabot di dalam rumah. Hal ini hanya akan membuat keindahan rumah menjadi kacau karena antara perabot dan tanaman berusaha "saling mengalahkan". (ASP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau