Polri: Survei Bagus, Alhamdulilah Ya

Kompas.com - 02/11/2011, 22:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Hasil survei Jaringan Suara Indonesia menunjukkan, tingkat kepercayaan publik terhadap kepolisian lebih tinggi dibandingkan Komisi Pemberantasan Korupsi dan tiga lembaga penegak hukum lain, yaitu Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, dan Kejaksaan Agung.

Menanggapi hal itu, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution menyatakan rasa syukurnya jika memang masyarakat memandang institusi Polri demikian.

"Kalau katanya lebih bagus ya alhamdulillah ya," ujar Saud di Gedung Humas Polri, Jakarta, Rabu (2/11/2011).

Ia menyatakan, jika pun ada kekurangan dari Polri, diharapkan masyarakat dapat memberi masukan agar kepolisian bisa membenahi institusinya. "Kalau ada yang kurang akan kita benahi kembali supaya lebih bagus," lanjutnya.

Seperti yang diketahui, dalam survei itu disebutkan, sebanyak 58,2 persen dari 1.200 responden menyatakan percaya terhadap Polri. KPK mendapatkan kepercayaan publik sebesar 53,8 persen.

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja MA mendapat hasil 47,8 persen, sedangkan MK sebesar 47,3 persen, dan Kejaksaan Agung 46,0 persen.

Dalam hal kepuasan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum, Polri juga menduduki posisi teratas dengan 53,6 persen responden mengaku puas.

Sebanyak 45,0 persen responden menyatakan puas terhadap kerja KPK, sedangkan MK sebesar 43,5 persen, MA sebesar 42,1 persen, dan Kejaksaan Agung sebesar 41,1 persen.

Pada jajak pendapat itu, responden juga diminta pendapatnya tentang ketidakpuasan mereka terhadap lembaga penegak hukum.

Sebanyak 42,7 persen responden menyatakan ketidakpuasannya terhadap KPK, sementara Kejaksaan Agung sebesar 42,1 persen, Polri sebesar 39,7 persen, MA sebesar 37,5 persen, dan MK sebesar 35,3 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau