Pariwisata

Promosi Komodo dari CSR Perusahaan

Kompas.com - 03/11/2011, 02:19 WIB

Jakarta, Kompas - Masyarakat diminta mengadu jika terjadi pemotongan pulsa tak wajar dalam pemilihan komodo sebagai Tujuh Keajaiban Dunia melalui layanan pesan singkat atau SMS. Tarif SMS dukungan terhadap komodo hanya Rp 0-Rp 1 per SMS yang dikirim pelanggan. ”Kami tidak mendapat untung, bahkan rugi dari biaya operasional. Namun, biaya operasional ini kami masukkan sebagai CSR (corporate social responsibility) perusahaan,” kata Head of Corporate Communication Excelcomindo (PT XL Axiata, Tbk) Febriati Nadira, Rabu (2/11).

Menurut Nadira, sebelum 15 Oktober 2011 tarif SMS dukungan komodo memang Rp 1.000 per SMS. Namun, setelah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi Duta Komodo, para operator sepakat menurunkan biaya menjadi Rp 0-Rp 1 per SMS. Biaya yang harus ditanggung operator untuk membangun sistem penampung suara, jaringan, dan mengonversi SMS untuk dikirim ke lembaga New7Wonders ditutup dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Dinilai menjegal

   Saat ini memang banyak beredar kabar di media sosial, dukungan terhadap pemenangan komodo hanya penipuan. Penyelenggara, yakni New 7 Wonders Foundation, merupakan lembaga yang tak dikenal dan alamatnya tak jelas. Menjadi pertanyaan pula, bagaimana kelanjutan konservasi komodo jika komodo menang dalam Tujuh Keajaiban Dunia dan wisatawan berdatangan ke Taman Nasional Komodo.

Ketua Pemenangan Pemilihan Komodo (P2K), Emmy Hafild, mengatakan, isu yang disebarkan merupakan upaya menjegal kemenangan komodo. Pihaknya hanya menginginkan komodo terkenal sehingga pariwisata Nusa Tenggara Timur dan Indonesia bisa maju. (RYO/IND)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau