Pengamanan freeport

Satgas Amole di Freeport Dirotasi

Kompas.com - 03/11/2011, 08:31 WIB

TIMIKA,KOMPAS.com- Sebanyak 735 personil TNI/Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas Amole, satuan tugas gabungan yang khusus menjaga areal PT Freeport Indonesia di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, diganti, Kamis (3/11/2011) pagi.

Penggantian merupakan rotasi rutin yang dilakukan setiap empat bulan sekali. Selain personil, Komandan Satuan Tugas Amole pun diganti dari Ajun Komisaris Besar Reeza oleh Ajun Komisaris Besar Alexander Louw.

Alexander sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Wakil Profesi Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Papua.

Penggantian komandan satuan tugas dan personil satuan tugas ini dilakukan oleh Kepala Kepolisian Resor Mimika Ajun Komisaris Besar Deny Edward Siregar di hanggar Bandara Mozes Kilangin, Timika, sekitar pukul 07.30 WIT.

Kapolres yang membacakan arahan dari Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal BL Tobing meminta agar personil satuan tugas melaksanakan tiga tugas selama bertugas di areal PT Freeport yang merupakan obyek vital nasional. Yakni melindungi karyawan dan masyarakat di sekitar areal tambang, melindungi kegiatan operasional perusahaan beserta asetnya, dan melaksanakan pengamanan terpadu bekerja sama dengan personil TNI dan satuan pengamanan PT Freeport.

Ditemui seusai acara, Deny Edward mengatakan, penggantian personil dalam Satgas Amole merupakan rotasi rutin yang digelar setiap empat bulan sekali. Dia membantah jika penggantian terkait seringnya terjadi penembakan di areal Freeport dan berhembusnya berita bahwa personil polisi memperoleh uang dari Freeport.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau