Perdamaian

Aktivis Palestina Tuding Israel Hadang Kapal Bantuan

Kompas.com - 03/11/2011, 18:38 WIB
KOMPAS.com - Aktivis Palestina menuding Israel kembali menghadang dua kapal bantuan dari Irlandia dan Kanada yang membawa bantuan ke Jalur Gaza. Kedua kapal itu mengangkat sauh dari dari pelabuhan Turki pada Rabu (3/11/2011), sebagaimana warta Xinhua. Kapal-kapal tersebut membawa 27 orang aktivis pro-Palestina dari sembilan negara. Tak hanya itu, kedua kapal juga mengangkut sejumlah bantuan logistik untuk kemanusiaan.

"Perjalanan kapal-kapal itu merupakan bentuk kontinuitas melawan blokade maritim Israel," kata aktivis Amjad Al-Shawa.

Menurut jadwal, kedua kapal akan memasuki perairan Gaza pada Jumat (18/11/2011) pagi. Tapi, laporan radio Israel menunjukkan Angkatan Laut (AL) Israel akan memblokade perjalanan tersebut. Israel bakal mencegah kapal-kapal itu membuang sauh ke Jalur Gaza.   Sementara, seorang aktivis pro-Palestina Rami Abdu mengatakan akan ada pemberangkatan kapal-kapal kemanusiaan lebih banyak lagi andai pelarangan oleh Israel itu makin menggila. "Kapal-kapal kemanusiaan akan makin banyak yang bertolak dari pelabuhan Turki dan Yunani," katanya.

Pada Mei 2010, Israel memblokade perjalanan kapal berbendera Turki, Mavi Marmara. Insiden berdarah itu menewaskan delapan aktivis warga negara Turki.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau