PALEMBANG, KOMPAS.com- Dua unit paser Anoa disiagakan di Stadion Utama Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (4/11/2011). Dua kendaraan taktis tentara itu merupakan bagian dari persiapan kunjungan Wakil Presiden Boediono ke Palembang.
Wapres dijadwalkan berkunjung pada Sabtu besok. Agenda utamanya melihat kesiapan arena SEA Games XXVI di Kompleks Olahraga Jakabaring.
Dalam berbagai kunjungan Presiden dan Wakil Presiden, panser Anoa merupakan perlengkapan standar pengamanan. Kendaraan itu disiagakan sebagai kendaraan evakuasi Presiden, Wapres, atau tamu penting lainnya.
Panser Anoa mulai diproduksi PT Pindad tahun 2007. Kala itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mendesak kemandirian industri pertahanan antara lain dengan memproduksi panser.
Selain dipakai oleh TNI, panser Anoa juga dipesan, antara lain, oleh tentara Malaysia. Nama panser diambil dari satwa endemik Pulau Sulawesi, anoa.
Hingga saat ini, kendaraan jenis armored personel carrier itu sudah memasuki generasi kedua. Anoa generasi kedua atau Anoa V2 mampu memuat 13 kru, memiliki panjang dan lebar 6.000 x 2.500 mm serta dilengkapi dengan peralatan khusus, seperti GPS dan NVG.
Sistem komunikasinya menggunakan VHF dan HF Intercomset System. Sementara itu, sistem senjatanya menggunakan Smoke Shield kaliber 66 mm dan Armanents 7,62 mm dan 12,7 mm.
Rasio daya berbanding beratnya adalah 22,85 HP, kecepatan maksimum 80 km per jam, dan radius putar 9,5 meter. Mesinnya adalah 6 silinder segaris dengan turbocharger berpendingin dalam dan berdaya 320 tenaga kuda.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang