Pemogokan karyawan freeport

Evaluasi Kinerja Kapolda Papua

Kompas.com - 04/11/2011, 23:07 WIB

TIMIKA, KOMPAS.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia meminta agar Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Timur Pradopo, untuk mengevaluasi kinerja Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal BL Tobing dan Kepala Kepolisian Resor Mimika Ajun Komisaris Besar Deny Siregar.

"Evaluasi oleh Kapolri harus segera dilakukan, setelah melihat cara-cara mereka dalam menangani masalah yang ada antara pekerja PT Freeport dan pihak manajemen," kata Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ridha Saleh, yang dihubungi dari Timika, Jumat (4/11/2011).

Tindakan Kapolda Papua yang menekan karyawan untuk membubarkan penutupan akses ke areal PT Freeport pada Jumat pagi, dinilainya telah melecehkan upaya warga yang sedang memperjuangkan haknya. Tindakan yang mengintimidasi karyawan itu seharusnya tidak dilakukan oleh pemimpin, apalagi aparat penegak hukum yang tugasnya seharusnya melindungi masyarakat .

Sebelum tindakan Kapolda, tepatnya pada hari Minggu (30/10/2011), Kapolres Mimika mengeluarkan surat desakan agar karyawan membubarkan blokade yang mereka lakukan. Jika hal itu tidak segera dilakukan, kepolisian akan bertindak tegas.  

"Komnas HAM sudah mendiskusikan masalah ini dan sesegera mungkin mengirimkan surat kepada Kapolri, agar mengevaluasi kinerja Kapolda dan Kapolres," tambahnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau