JAKARTA, KOMPAS.com - Grand Master Wanita (GMW) Irine Kharisma berharap pemerintah memperhatikan nasib atlet terutama setelah tidak aktif lagi alias sudah pensiun." Bila perlu atlet yang meraih sukses langsung masuk catatan pemerintah untuk mendapatkan bantuan atau pensiun di hari tua," ujar Irine di Jakarta, Jumat (4/11/2011).
Irine bersyukur saat ini ada pihak swasta melalui Yayasan Olahragawan Indonesia (YOI) yang peduli terhadap kehidupan mantan atlet yang dibawah garis kemiskinan. "Usahakan kepedulian seperti itu terus berlangsung hingga semua mantan atlet bisa meningkatkan taraf hidupnya," tambahnya.
Menurut Irene, meski saat ini ia belum membutuhkan dana pensiun dari pemerintah, namun bila sudah tidak aktif dalam dunia catur nanti, dirinya perlu mendapatkan jaminan dari pemerintah agar hidupnya tetap eksis di dunia olahraga. "Minimal bisa menjadi pelatih catur di Indonesia," tegasnya.
Kondisi seperti itu sudah diterapkan negara lain terhadap atletnya yang kini sudah tidak aktif lagi. "Dengan jaminan hari tua, para mantan atletnya tidak ada yang hidup dibawah garis kemiskinan seperti di Indonesia," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang