MINA, KOMPAS.com- Arus umat Islam yang melaksanakan kegiatan ibadah haji saat ini berpusat di Mina, Arab Saudi. Di Mina, jemaah haji melaksanakan lempar jumroh sebanyak tiga kali selama tiga hari.
Mereka pergi melontar jumroh berbeda waktunya, ada yang pagi, siang, dan malam. Bahkan pada Minggu malam hingga dinihari Kota Mina dipenuhi lautan manusia yang sengaja tidur di pinggir jalan.
Menginap atau mabit di dekat dengan lokasi lempar jumroh di Kota Mina diyakini oleh sebagian umat Islam bisa menambah kelengkapan ibadah haji.
Sekarang arus orang yang pergi dan pulang dari melempar jumroh melalui terowongan sudah terpisah. Dengan begitu, jemaah yang berangkat dan pulang tidak saling berpapasan.
Selain itu di pintu terowongan dan lokasi di jalan menuju tempat melontar jumroh dijaga petugas untuk memperlancar arus keluar masuk jemaah. Tragedi Mina yang terjadi beberapa tahun lalu karena terowongan masih satu sehingga arus manusia yang keluar masuk saling bertabrakan di tengah terowongan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang