JAKARTA, KOMPAS.com — Orangtua Raafi Aga Winasya Benjamin (17), siswa kelas III SMA Pangudi Luhur yang mengalami penusukan hingga tewas di salah satu kafe di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2011) dini hari, enggan berkomentar.
Menurut pantauan Kompas.com, Senin (7/11/2011), kediaman almarhum Raafi yang terletak di Jalan Kemang Timur 69E, Jakarta Selatan, tampak sepi. Sejak pukul 11.00 WIB, hanya terlihat mobil sedan putih memasuki rumahnya dan satu sedan hitam keluar rumah.
"Ibu enggak mau diganggu, banyak teman-temannya ibu di dalam", ujar seorang asisten rumah tangga yang membuka pintu pagar.
Di halaman rumah juga tampak beberapa karangan bunga, salah satunya dari Shy Rooftop, kafe tempat putra sulung dari tiga bersaudara tersebut mengalami penusukan.
Menurut penuturan asisten rumah tangga kediaman Raafi itu, Raafi adalah anak baik di rumahnya. Dia mengatakan, Raafi tidak pernah pulang malam. "Paling Sabtu atau Minggu saja. Sehari-hari dia sibuk les," ujarnya cepat.
Diberitakan sebelumnya, Raafi Aga Winasya Benjamin merupakan siswa kelas III SMA Pangudi Luhur, Jakarta Selatan, yang Sabtu dini hari lalu ditusuk saat menghadiri sebuah acara di Shy Rooftop, Kemang. Sampai saat ini, kepolisian tengah menyelidiki dan mengindikasikan pelaku penusukan berasal dari kelompok yang pernah bersitegang sebelumnya dengan korban.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang