Jangan Menyerah, Ruang Tamu Tak Perlu Dibuang!

Kompas.com - 07/11/2011, 17:14 WIB

KOMPAS.com - Saat ini, ruang tamu dianggap sebagai ruang yang dapat "dihilangkan" jika ada kendala keterbatasan lahan. Fungsi ruang ini dapat digabungkan dengan ruang keluarga.

Tamu-tamu yang akrab dapat diterima langsung di ruang lain yang sifatnya lebih santai, seperti ruang keluarga. Namun, masih banyak juga yang mempertahankan keberadaan ruang tamu dengan alasan etika bertamu dan ingin menjaga privasi.

Nah, jika Anda salah satu yang tetap ingin menghadirkan ruang tamu di rumah, tetapi lahan terbatas, jangan khawatir. Berikut ini beberapa tips untuk menata ruang tamu yang ukurannya mungil:

Furnitur simpel

Model furnitur menentukan kesan ruang yang diciptakan. Furnitur berbentuk simpel akan membuat ruang terkesan lebih lega. Untuk itu, pilihlah model kursi berkaki ramping sehingga membuat furnitur berkesan ringan.

Demi kenyamanan, sofa boleh saja ditambahkan, tetapi pilih yang tidak terlalu gemuk dan memiliki kaki agar tidak tampak berat.

Furnitur multifungsi

Dengan meletakkan sebuah furnitur yang memiliki banyak fungsi, Anda tak perlu lagi banyak-banyak melengkapi ruang tamu dengan furnitur. Misalnya, kursi tanpa sandaran yang berbentuk kotak, dapat Anda jadikan meja kecil.

Meja tamu pun dapat difungsikan sebagai tempat penyimpanan. Hal itu bisa dilakukan dengan menambahkan laci-laci di bawahnya.

Paduan bentuk furnitur

Meletakkan seperangkat furnitur yang semodel memang membuat ruang tampak serasi. Akan tetapi, bisa jadi, hal ini merupakan pemborosan ruang. Misalnya, seperangkat sofa terdiri dari sofa dua dudukan, serta 2 buah sofa 1 dudukan. Cobalah, Anda mengganti sofa 1 dudukan dengan kursi lain yang modelnya lebih hemat tempat, seperti puf atau kursi berkaki ramping.

Warna terang

Trik ini selalu berhasil membuat ruang tampak lebih lega. Sapukan dinding ruang tamu dengan cat berwarna terang, seperti putih atau krem. Ruang tampak lebih terang dan lega. Lagi pula, dengan dinding berwarna terang, warna perabot lain di dalam ruang tamu tersebut dapat lebih beragam, tanpa harus takut merusak keharmonisannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau