10 Tanda Awal Kehamilan

Kompas.com - 08/11/2011, 10:49 WIB

Kompas.com - Bagi mereka yang sedang menantikan momongan, tentu rasa penasaran akan berhasil tidaknya pembuahan hanya bisa dijawab dengan dua garis atau tanda positif di alat cek kehamilan. Namun sebelum Anda melakukan pengetesan, ada beberapa gejala awal kehamilan yang mungkin dirasakan. Simak tanda-tanda berikut, barangkali Anda mengalaminya.

1. Napas pendek

Bila kegiatan berjalan kaki yang rutin Anda lakukan dari tempat parkir ke kantor kini malah membuat Anda terengah-engah, bisa jadi ini tanda Anda sedang hamil. Janin yang sedang tumbuh memerlukan oksigen sehingga jatah oksigen Anda berkurang. Hal ini akan terus berlanjut sepanjang kehamilan.

2. Payudara bengkak

Payudara yang semakin bengkak dan terasa lebih lembut, warna aerola yang semakin gelap, serta guratan pembuluh darah yang timbul merupakan tanda awal kehamilan.

3. Kelelahan

Jika Anda mendadak merasa mudah lelah, mungkin itu merupakan respon pada peningkatan hormon di dalam tubuh. Pada kebanyakan wanita, rasa kelelahan ini biasanya dialami di tri semester pertama kehamilan.

4.Mual

Kebanyakan wanita mengalami gejala mual-mual pada usia kehamilan 6 minggu, tetapi ada juga yang mengalaminya lebih awal.

5. Sering buang air kecil

Tidur nyenyak Anda belakangan ini sering terganggu karena harus sering bangun untuk buang air kecil? Bisa jadi ini tanda kehamilan karena saat berbadan dua tubuh menghasilkan ekstra cairan sehingga kandung kemih bekerja lebih keras dan Anda merasa terus ingin buang air kecil.

6. Sakit kepala

Tak sedikit wanita yang mengeluhkan sakit kepala di awal kehamilan. Ini merupakan akibat dari perubahan hormon. Karena itu berhati-hatilah dalam memilih obat pereda nyeri yang dikonsumsi.

7. Kram perut

Apakah kram perut yang diderita akibat PMS atau kehamilan? Agak sulit dipastikan, tetapi gejala kram perut juga bisa jadi pertanda rahim melebar untuk menyiapkan tempat bagi pertumbuhan bayi.

8. Sembelit dan kembung

Peningkatan hormon progesteron selama kehamilan bisa menyebabkan sistem pencernaan melambat yang berakibat pada kesulitan buang air besar dan perut terasa kembung.

9. Perubahan mood

Merasa lebih moody beberapa hari ini? Perubahan emosi yang terjadi bisa jadi disebabkan perubahan hormon karena tubuh sedang beradaptasi dengan hormon yang baru.

10. Indra penciuman lebih sensitif

Banyak wanita yang merasakan indra penciumannya lebih sensitif pada bau di masa awal kehamilan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau