Festival Pasar Apung di Banjarmasin Digelar Lagi

Kompas.com - 08/11/2011, 12:20 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Banjarmasin memiliki obyek wisata unik yang telah terkenal luas, yakni Pasar Terapung atau Pasar Apung. Sayang, perlahan kondisi pasar itu kian sepi dibanding puluhan tahun silam. Pedagangnya juga banyak berkurang lantaran kalah dengan pasar di darat.

Tak ingin kehilangan akan potensi tersebut, pemerintah daerah bersama pihak terkait, kembali mengadakan Festival Budaya Pasar Terapung 2011 yang berlangsung 24-26 November mendatang. Lokasi pasar berada di Sungai Martapura, tepatnya di depan kantor Gubernur Kalimantan Selatan , di Jalan Sudirman.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kalsel Mohandas H Hendrawan, Selasa (8/11/2011) di Banjarmasin mengatakan, ada dua kelompok acara yanga akan dilaksanakan selama festival, yakni di sungai dan di darat. Untuk acara di sungai selain menampilkan jukung (perahu) pedagang yang untuk sementara kemungkinan diikuti sekitar 75 buah juga ada jukung hias yang diikuti sekitar 50 buah.

"Sedang untuk kegiatan di darat, antara lain ada kampung Banjar yang diikuti 13 kabupaten/kota di Kalsel. Mereka akan menampilkan makanan khas. Selain itu juga ada atraksi budaya," ucap Mohandas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau