Biasakan Anak untuk Makan di Meja Makan

Kompas.com - 08/11/2011, 14:09 WIB

KOMPAS.com - Meski disibukkan dengan segudang jadwal manggung dan syuting, namun Ariyo Wahab nampaknya tak pernah absen untuk memberi perhatian kepada ketiga putrinya. Kekompakan sebagai orangtua pun selalu dijunjung Ariyo dan sang istri, Milasari Wardhani. "Sebelum mendidik anak, sebagai orangtua kita harus kompak dan sepakat tentang cara mendidik anak," ungkap Ariyo Wahab, dalam acara Scott's Multivitamin "Incredible You" di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2011) lalu.

Namun, sebagai orangtua yang memiliki tiga putri kecil yang sedang dalam masa pertumbuhan, Ariyo dan Mila harus memberikan makanan yang bergizi untuk ketiga buah hatinya ini. "Salah satu masalah yang sering dihadapi adalah anak-anak yang suka susah makan, maunya makanannya yang itu-itu saja," ungkap Mila.

Anak yang cenderung pilih-pilih makanan, atau biasa disebut picky eater, memang kerap terjadi pada masa pertumbuhan. Namun, untuk urusan ini Mila dan Ariyo memiliki cara sendiri untuk mengatasinya. "Biasanya, diakali dengan memberikan makanan yang beragam dan juga dikreasikan dengan berbagai bentuk yang lucu, serta diberi tambahan asupan vitamin," tambah Mila.

Selain sebagai syarat tumbuh kembang anak-anak, waktu makan juga digunakan oleh Ariyo dan keluarganya untuk mempererat hubungan keluarganya. Pasangan ini selalu membiasakan anak-anaknya untuk makan bersama di meja makan. "Saya tidak pernah membiasakan anak-anak untuk makan sambil berlari-larian, sampai harus dikejar-kejar di luar rumah," tambah vokalis kelompok The Dance Company ini.

Meskipun demikian Mila dan Ariyo tak membuat waktu makan ini menjadi momen yang menakutkan bagi anak-anaknya. Karena makan bersama menjadi waktu yang penting untuk mempererat hubungan keluarga, di meja makan semua orang bisa saling bercerita tentang pengalamannya. Makan juga bisa sebagai sarana belajar sambil bermain, misalnya untuk lebih mengenal tentang sayur-sayuran, hingga belajar tentang table manner.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau