PALEMBANG, KOMPAS.com - Lintasan sepatu roda nomor 400 meter di kompleks Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan belum selesai diperbaiki. Padahal, kontingen negara peserta SEA Games XXVI telah berdatangan untuk mencoba arena pertandingan.
Ketua Bidang Prestasi Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Fitria Tara Mizar mengatakan, lintasan tersebut harus diperbaiki karena pekerjaan semula menghasilkan lapisan aspal yang masih kasar. "Tim Nasional sudah berada di Palembang sejak 6 November lalu untuk latihan. Tapi disayangkan sekali, hingga kini tidak bisa mencoba lintasan 400 meter karena masih dalam tahapan pengerjaan," ujar Fitria, Selasa (8/11/2011) di Palembang.
Situasi itu juga dialami tim nasional negara peserta lainnya, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Fitria mengatakan, nomor 400 meter merupakan nomor andalan tim sepatu roda Indonesia untuk meraih emas. Tiga dari target enam medali emas di cabang ini diharapkan dapat diperoleh dari nomor tersebut. Indonesia juga mengincar emas pada nomor 500 meter putri, 10.000 meter putra, dan 10.000 meter putri.
Ia mengatakan, saat ini perbaikan lintasan 400 meter telah dilakukan dengan pengaspalan ulang. Pekerjaan ini diperkirakan membutuhkan waktu dua hari asalkan tidak terjadi hujan dalam penggarapannya.
"Jadwal pertandingan sepatu roda akan dimulai pada 12 November atau setelah upacara pembukaan. Sedangkan pertandingan di lintasan 400 meter akan dilakukan pada hari ketiga atau tanggal 14 November, jadi memang masih ada kesempatan untuk mengejar penyelesaian pekerjaan," ujar Fitria.
Meskipun terkendala kesiapan arena pertandingan sepatu roda itu, tapi Fitria optimistis dapat meraih enam emas dari 12 medali yang diperebutkan. Menurutnya, atlet Indonesia merupakan yang terbaik di kelompok putri. Di kelompok putra, tuan rumah akan bersaing ketat dengan Thailand. Pada SEA Games XXVI ini, tim nasional diperkuat 26 atlet yang terdiri dari 13 putra dan 13 putri.
Ketua Komite Pembangunan SEA Games XXVI di Sumsel, Rizal Abdullah, mengatakan, pengerjaan penyelesaian lintasan 400 meter itu dikebut oleh pengembang. Berkaitan pengerjaan awal yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan PB Perserosi, Rizal mengakui terjadi kesalahan komunikasi dari beberapa pihak terkait.
Arena sepatu roda itu telah dilengkapi beberapa fasilitas, seperti papan skor, lampu penerang yang terdapat pada tiap sudut lapangan, tenda panitia pelaksana, serta lapangan yang telah dikelilingi pagar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang