PALEMBANG, KOMPAS.com — Puluhan koleksi benda bersejarah dari sepuluh balai arkeologi se-Indonesia dipamerkan dalam rangka memeriahkan SEA Games XXVI di Palembang, Sumatera Selatan.
Irjen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif I Gusti Putu Laksaguna, Selasa (8/11/2011) di Palembang, mengemukakan hal itu saat membuka Pameran Sejarah Budaya Asia Tenggara yang memamerkan sejumlah artefak, kerangka manusia purba, dan beragam peninggalan megalitikum.
Kegiatan ini merupakan upaya untuk melestarikan dan menginformasikan kesamaan budaya sejarah bangsa Melayu di Asia Tenggara. Menurut dia, pameran ini dilakukan di tiga tempat di Palembang, yaitu Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Museum Balaputra Dewa, dan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya.
Ada puluhan benda bersejarah yang dipamerkan dalam kegiatan yang diselenggarakan dalam rangkaian SEA Games XXVI. Ia menyatakan, pameran ini ditargetkan mampu meningkatkan pengetahuan bangsa Asia Tenggara tentang keterkaitan budaya antarnegara karena, sebelum terjadi perpecahan, merupakan satu kesatuan bangsa Melayu.
Dia menjelaskan, pengunjung dapat mengetahui betapa erat hubungan antarbangsa Asia Tenggara melalui beragam budaya dan adat istiadat yang dimiliki. Kesatuan bangsa Asia Tenggara juga ditargetkan bisa semakin erat, setelah mengetahui sejarah yang dikaitkan dengan peninggalan arkeologi.
Kepala Balai Arkeologi Palembang Nurhadi Rangkuti menambahkan, pihaknya menyiapkan 70 benda bersejarah untuk dipamerkan. Benda-benda tersebut berupa kerangka manusia purba, tembikar, dan artefak lainnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang