How Sri Mulyani Concludes European Crisis Impact to Indonesia

Kompas.com - 09/11/2011, 08:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia may be affected by the second round of the European Union debt crisis because its export destinations are highly diversified, according to World Bank Managing Director Sri Mulyani.

Speaking after a meeting with President Susilo Bambang Yudhoyono at the Presidential Office here Tuesday, Sri Mulyani said Indonesia might be impacted by the European crisis when the turmoil was in its second period.

Sri Mulyani said Indonesia could be affected by the financial crisis in Europe through the trade zone because the country’s export destinations were highly diversified.

"Indonesia will be affected in the turmoil’s second round, with the impact coming down from other Asian countries," she said.

According to Sri Mulyani, the impact of the European Union’s financial crisis would spread to other countries in different parts of the world through multiple pathways, such as trade, capital flows and remittances.

But Indonesia would not feel the impact of the European crisis through the flow of remittances. Still Indonesia must be careful in facing the risks that arise from capital in and outflows because they were related to risk perceptions that could cause turmoil.

"This is more than just sentiment, and it should really be maintained. The sentiment is associated with risk perceptions, so volatility or turbulence in capital in and outflows become very important," she said.

Indonesia still need to carefully manage its budget because the European crisis was still growing and creating uncertainties at the global level, according to Sri Mulyani. "We must remain cautious, perhaps that is the most important thing to do."

Sri Mulyani also said the current economic growth forecasts on developed countries were to be corrected again. Growth in developed countries was expected to decline by 0.6 percent while the Asian region would also be affected through trade.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau