Trik Membuat "Kinclong" Furnitur Kayu

Kompas.com - 09/11/2011, 14:51 WIB

KOMPAS.com - Furnitur dari kayu semakin banyak digemari karena warna natural kayu tampil alamiah dan selalu menarik. Terlebih, bila Anda memiliki furnitur kayu warisan nenek moyang, pastinya perawatan furnitur tersebut sangat diutamakan.

Tampilan kayu memang selalu menawan. Hanya saja, material ini mudah menyerap air, minyak dan debu. Berikut beberapa trik untuk merawatnya:

Sinar matahari

Untuk perawatannya, hindari peletakkannya di dekat sumber-sumber panas atau pendingin ruangan. Sementara agar warnanya tidak cepat pudar, hindari furnitur dari paparan langsung sinar matahari.

Tatakan

Selain itu, bila memakai furnitur ini di ruang-ruang yang kerap digunakan anggota keluarga, misalnya meja di ruang keluarga, pastikan ada tambahan kain atau tatakan saat meletakkan makanan panas atau dingin di atas meja. 

Bahan kimia

Hindari penempatan barang-barang yang terbuat dari bahan sintetis atau karet pada permukaan kayu. Bahan-bahan ini mengandung kimia yang mempengaruhi lapisan cat pada perabotan kayu.

Furniture wax

Untuk membersihkan furnitur kayu yang telah finishing, Anda cukup menggunakan lap kering dan bersih. Oleskan furniture wax pada kain bersih, lalu gosokkan pada permukaan kayu searah serat kayu dan gosok secara tipis-tipis.

Namun, untuk furnitur yang memiliki banyak ukiran, ada baiknya Anda memanfaatkan kuas untuk pengolesannya.

Ampas kelapa

Khusus untuk mengkilapkan furnitur berbahan kayu, Anda dapat memanfaatkan ampas kelapa, lalu digosok pada permukaan kayu. Gosok searah serat kayu, diamkan beberapa menit, lalu bersihkan dengan lap kering bersih. Kini, furnitur Anda sudah tampak kinclong.

Selamat mencoba!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau