Sport Yamaha Masih Kuasai Pasar Nasional

Kompas.com - 09/11/2011, 15:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar sepeda motor jenis sport di Indonesia masih terus dikuasai Yamaha. Konsistensi ini terus terjaga sejak Januari hingga Oktober 2011 dengan telah terjual total 273.301 unit. Naik 24 persen atau 65.738 unit dibanding periode yang sama tahun lalu.

Khusus penjualan Oktober saja, sport Yamaha terlego 26.562 unit. Dari beberapa model, V-Ixion masih tetap menjadi primadona sebagai penyumbang terbanyak dengan 20.057 unit dan sampai bulan lalu total mencapai 205.921 unit. Sedang Byson dan Scorpio Z, masing-masing terjual 4.162 unit dan 2.343 unit (Oktober). Sepeda motor sport Yamaha berkontribusi 10,5 persen dari total penjualan selama Oktober.

 

Sedang penjualan Yamaha dari semua model pada Oktober lalu mencapai 253.427 unit dan selama 10 bulan berlalu tercatat total 2.783.920 unit. Yamaha tetap optimis dapat mencapai target penjualan 3,3 juta unit hingga akhir tahun. Meski target tersebut sedikit terganggu oleh banjir yang melanda Thailand dan berdampak pada pasokan suku cadang yang masih diimpor dari sana sehingga terjadi penurunan produksi.

”Suplai beberapa spare part dari Thailand terhambat sehingga beberapa tipe motor Yamaha Indonesia mengalami penurunan produksi. Tapi untuk memenuhi konsumen tetap tersedia stok ideal, jadi tidak perlu khawatir. Target penjualan Yamaha juga tidak berubah,” ungkap Presiden Direktur Yamaha Indonesia, Dyonisius Beti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau