Kuda Tutul Misterius di Lukisan Purba

Kompas.com - 09/11/2011, 18:47 WIB

PARIS, KOMPAS.com — Lukisan pada zaman purba ternyata begitu realistis, tak kalah dengan lukisan Leonardo da Vinci. Lukisan tidak hanya mampu menyuguhkan estetika, tetapi juga memberi petunjuk akan keberadaan spesies tertentu di masa lampau.

Salah satu lukisan zaman purba itu adalah lukisan kuda tutul yang ditemukan di wilayah Pech Merle, bagian selatan Perancis. Kuda tersebut memiliki warna putih dengan tutul warna hitam. Ilmuwan menganggap kuda tutul dalam lukisan itu misterius.

Lukisan kuda memang didapati di wilayah Perancis lain, Gua Lascaux dan Chauvet, tetapi merupakan kuda hitam dan kuda coklat. Bermula dari rasa penasaran, ilmuwan lalu melakukan analisis DNA pada 31 tulang dan gigi kuda purba. Tujuannya untuk mengetahui apakah kuda tutul dalam lukisan hanya fantasi atau memang pernah ada.

Studi dilakukan oleh tim ilmuwan dari Leibniz Institute for Zoo and Wildlife Research di Jerman. Fosil yang dianalisis berasal dari Siberia, Eropa Timur, Eropa Barat, dan Iberian Peninsula.

Studi itu menguak adanya 6 kuda yang mengalami mutasi sehingga memiliki penampakan berupa tutul. Ini menunjukkan bahwa lukisan kuda tutul bukanlah fantasi semata. Studi juga menemukan bahwa di antara 31 fosil, kebanyakan merupakan kuda coklat yang berjumlah 18.

Studi ini dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences. John Shea, paeloantropolog dari Stony Brook University di New York yang tidak terlibat dalam studi ini, mengatakan, "Seniman-seniman masa lalu merupakan pengamat alam yang lebih baik daripada manusia saat ini."

Menurut Paul Pettitt, arkeolog dari University of Sheffield di Inggris, seniman lukisan tersebut menggunakan teknik sketsa arang (charcoal shading) yang masih ditemukan di seni modern.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau