Djokovic Tertawa Soal Bonus Uang

Kompas.com - 10/11/2011, 09:02 WIB

PARIS, KOMPAS.com — Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic mengaku hadiah uang bukan motivasi utama baginya untuk terus bertanding.

Djokovic memang terancam kehilangan bonus 1,6 juta dollar AS apabila ia absen mengikuti turnamen Paris Masters, pekan ini. Djokovic mengalami cedera bahu yang membuatnya absen di Shanghai Masters pekan lalu.

Petenis asal Serbia ini tiba di Paris, Selasa, dan lolos ke babak ketiga setelah mengalahkan petenis asal Kroasia, Ivan Dodig 6-4 6-3. Di babak ketiga, ia akan menghadapi unggulan 15 asal Serbia, Viktor Troicki.

Ia mengaku hanya ingin menyelesaikan musim kompetisi ini dengan baik. "Saya tertawa mendengar orang mengatakan bahwa saya hanya ingin bertanding satu kali di turnamen ini hanya karena tidak kehilangan uang bonus," kata Djokovic.

"Bagi saya ini keterlaluan. Kami ini atlet. Ini pekerjaan kami. Kami bermain dan dibayar untuk itu," ungkap Djokovic. "Saya merasa sehat dan ingin bermain. Bila tidak, saya tidak akan mau bermain."

Djokovic merupakan petenis tersukses tahun ini. Ia meraih tiga gelar juara turnamen grand slam di Australia, Wimbledon, dan AS Terbuka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau