Pentingnya Menikmati Seks yang Rileks

Kompas.com - 10/11/2011, 11:10 WIB

KOMPAS.com - Pasangan menikah yang merencanakan kehamilan seringkali menjadikan seks sebagai kewajiban. Memanfaatkan masa subur untuk berhubungan seks menjadi salah satu cara yang memang dianjurkan. Namun bukan lantas seks menjadi serba terencana, dan mengabaikan unsur kesenangan juga rileksasi.

Aktivitas seks tak lagi menyenangkan karena ada beban. Stres kemudian muncul dan semakin menjadi,  jika kemudian uji test pack tak menunjukkan tanda positif hamil.

Padahal jika ingin hamil, Anda dan pasangan harus rileks, termasuk dalam aktivitas seks. Kuncinya, jangan melakukan hubungan seks hanya dengan satu fokus atau tujuan, yakni untuk hamil. Anda dan pasangan harus tetap mengeksplorasi aktivitas seks dengan cara menyenangkan dan suasana santai. Lakukan hubungan seks tanpa iming-iming lain, kecuali intimasi dan relaksasi. Jadikan seks sebagai aktivitas menyenangkan bagi Anda dan suami.

Bagi pasangan yang bekerja, mungkin sulit untuk berlama-lama menikmati seks setiap kali berhubungan intim. Namun, Anda dan pasangan perlu tetap mengupayakan untuk menikmati hubungan seks dengan cara menyenangkan.

Pasalnya, relaksasi adalah esensi dari proses kehamilan. Stres bedampak negatif terhadap tubuh. Karenanya, usahakan untuk rileks di segala suasana termasuk saat berhubungan seks jika ingin berhasil hamil.

Cara menikmati seks
Banyak cara untuk melakukan hubungan seks dengan menyenangkan bukan sebagai keharusan untuk hamil. Seperti, saat berhubungan seks, fokusnya bukan langsung pada intercourse.

Misalnya, Anda dan dia secara bergantian memberikan sentuhan lembut, pijatan erotis, sebelum intercourse. Nyalakan lilin, jika suka pilih aromaterapi dengan wangi lembut dan menenangkan. Atur pencahayaan di kamar untuk menciptakan suasana romantis. Pasang musik favorit Anda dan dia yang memberikan efek relaksasi dan membangkitkan gairah. Cara-cara seperti ini bisa meredakan ketegangan, dan membuat fisik juga pikiran lebih rikes, saat Anda melakukan hubungan seks.

Cara lainnya, Anda dan pasangan juga bisa mengeksplorasi pengalaman seks yang berbeda. Jika merasa nyaman, sex toys terkadang juga diperlukan untuk menambah gairah dan memberikan sensasi seksual yang berbeda.

Bersenang-senanglah dengan pasangan saat berhubungan seks. Cobalah untuk rileks dan jangan jadikan keinginan hamil sebagai beban. Nikmati saja prosesnya, soal hamil itu adalah hasilnya.

Jika Anda dan pasangan berhasil menikmati seks, cobalah untuk tidak mudah frustasi kalau hasil tak sesuai harapan. Hal yang terpenting bagi pasangan menikah adalah Anda dan dia menjaga kualitas dan gaya hidup. Usahakan untuk selalu menjalani pola hidup sehat. Pastikan Anda dan pasangan juga telah memeriksakan diri ke dokter untuk mempersiapkan kehamilan. Kemampuan untuk hamil juga dipengaruhi faktor kesehatan fisik Anda dan suami.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau