Terjun dari Lantai 4, Pria Tewas di Mal Taman Anggrek

Kompas.com - 10/11/2011, 21:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang pria bunuh diri dengan terjun dari lantai 4 Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, Kamis (10/11/2011) sekitar pukul 20.15. Pria berusia sekitar 40 tahun itu tewas seketika.

Ira Ulfahayati (22), salah seorang saksi mata, menuturkan, korban berteriak sambil berlari sebelum menerjunkan diri. Teriakan itu mengejutkan sejumlah pengunjung mal.

"Jadi ada teriakan, suara cowok, dan tiba-tiba ada bunyi gubrak kencang. Pas saya lihat, dia sudah tergeletak di lantai dasar," ujar Ira, Kamis, saat dihubungi wartawan.

Ia mengatakan, pria berwajah oriental itu memakai baju coklat dan tergeletak tak berdaya di lantai dasar dekat gerai Starbucks, tak jauh dari pintu masuk mal. Lokasi jatuhnya pria itu juga tak jauh dari lokasi pameran "Indonesia Trend Education 2012" sehingga membuat para pengunjung tersentak.

"Ada 5-6 menit, semua orang enggak ada yang berani mendekat karena semua bingung. Ada security juga enggak berani ngapa-ngapain," ujar Ira.

Ira mengatakan, pria itu di atas karpet yang dipasang di lantai dasar mal sehingga tidak ada noda darah. "Cuma mukanya langsung pucat dan celananya basah," katanya.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Metro Tanjung Duren Ajun Komisaris Tedy Rachesna membenarkan adanya peristiwa bunuh diri itu. "Benar ada bunuh diri. Saya cari dulu informasinya," kata Tedy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau