Alcatel Taruh Harapan Besar di Indonesia

Kompas.com - 10/11/2011, 22:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia dan India menjadi target pasar penjualan ponsel pintar (smartphone) bagi Alcatel di 2012. Optimisme tersebut disebabkan penjualan ponsel pintar di kedua negara tersebut masih minim.

Country Manager Alcatel Indonesia, Hero Tjokroardi menyatakan penjualan ponsel pintar Alcatel sudah menembus pasar Eropa, Amerika dan beberapa negara di Asia. Untuk memperkuat pasar, Alcatel akan menembus pasar kedua negara tersebut karena dipandang tahan terhadap krisis.

"Karakter masyarakat di kedua negara ini unik. Penjualan ponsel pintarnya masih rendah sehingga ada peluang yang bisa dimasuki terutama ponsel pintar namun dengan harga murah," kata Hero selepas press conference "Rebranding Alcatel" di Jakarta, Kamis (10/11/2011).

Kedua negara ini dianggap penting sebagai target pasar penjualan ponsel pintarnya untuk meningkatkan performa bisnis Alcatel. Tanpa memasukkan kedua negara tersebut, pendapatan Alcatel hingga kuartal II-2011 sudah naik 33 persen menjadi 4,6 juta dolar Hongkong. Sementara laba kotornya naik 40 persen menjadi 1,014 juta dolar Hongkong.

Sedangkan penjualan ponselnya hingga kuartal III-2011 sudah mencapai 30,5 juta unit di seluruh dunia. Sementara pada tahun 2010 sudah mampu menjual 36,22 juta unit ponsel pintar. "Targetnya di akhir tahun 2011 kami bisa mencapai 40 juta unit," katanya.

Otomatis, dengan penambahan target pasar baru yaitu Indonesia dan India di tahun depan akan memperbesar penjualan ponsel Alcatel. Akan tetapi Hero masih enggan memaparkan target penjualan ponsel secara total maupun khusus di Indonesia pada tahun depan.

"Tren ponsel di dunia sudah mengalami pergeseran dari ponsel biasa menjadi ponsel pintar. Di negara maju penjualannya sudah tinggi, tapi di negara berkembang penjualannya masih lemah," katanya.

Penjualan ponsel Alcatel laris manis dan banyak dikontribusikan dari negara seperti Prancis, Jerman, Meksiko dan Brazil serta beberapa negara di kawasan Timur Tengah.

Hero optimis penjualan produk ponsel pintar dari Alcatel, khususnya di Indonesia, akan bagus. Di 2012, pihaknya akan meluncurkan dua ponsel pintarnya setiap bulan. "Kami harap bisa menjadi pemimpin pasar ponsel di Indonesia dalam dua tahun mendatang," jelasnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau